Notification

×

Iklan

Solok Kembangkan Sinergi Pertanian dan Pariwisata di Alahan Panjang

Jumat, 03 April 2026 | 20:34 WIB Last Updated 2026-04-03T13:34:00Z

Wakil Bupati Solok Candra saat mengunjungi salah satu tempat perkebunan bawang

Solok, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mendorong pengembangan integrasi antara sektor pertanian dan pariwisata di Nagari Alahan Panjang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Wakil Bupati Solok, Candra, memberikan apresiasi terhadap produktivitas pertanian di wilayah selatan, khususnya di Kecamatan Lembah Gumanti, yang dinilai memiliki potensi ekonomi yang tinggi.

“Wilayah ini bisa disebut lorong ‘gudang pitih’ karena dikelilingi oleh lahan bawang merah yang subur. Pertanian menjadi fondasi utama perekonomian masyarakat, terlebih dengan penerapan teknologi modern yang mendukung panen berkelanjutan,” ujar Candra saat meninjau perkebunan bawang merah di Alahan Panjang, Jumat (3/4/2026).

Kabupaten Solok saat ini menjadi salah satu pusat produksi bawang merah terbesar di Indonesia, menempati posisi kedua setelah Brebes. Potensi ini dianggap strategis untuk terus dikembangkan, baik dari sisi produksi maupun pengolahan hasil pertanian.

Candra menekankan bahwa upaya ini sejalan dengan program nasional dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang bisnis baru di sektor agribisnis. Meski panen sebelumnya sempat terganggu oleh cuaca ekstrem, hasil yang dicapai tetap memuaskan.

“Ke depannya, dengan dukungan cuaca yang lebih kondusif dan teknologi yang tepat, hasil panen tentu bisa lebih optimal,” tambahnya.

Wakil Bupati juga berharap semangat pertanian ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk aktif terlibat di sektor produktif dan melihat pertanian sebagai peluang investasi menjanjikan.

Selain itu, Alahan Panjang kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata. Terletak di dataran tinggi dengan udara sejuk, kawasan ini menyajikan hamparan kebun teh, perbukitan hijau, dan danau yang menenangkan. Peningkatan fasilitas wisata dan akses jalan yang lebih baik turut mendukung lonjakan jumlah pengunjung.

Candra menegaskan, penguatan kolaborasi antara pertanian dan pariwisata menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Solok.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update
-->