Notification

×

Iklan

Pendidikan Mentawai Terkendala Akses, Asrama Jadi Solusi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17 WIB Last Updated 2026-04-03T19:17:00Z

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi foto bersama jajaran SMK Negeri 1 Kepulauan Mentawai

Mentawai, Rakyatterkini.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengungkapkan bahwa sektor pendidikan di Kepulauan Mentawai masih dihadapkan pada persoalan mendasar, terutama terkait akses yang terbatas dan mutu yang belum optimal. 

Menurutnya, penyelesaian masalah ini memerlukan langkah nyata serta kerja sama dari berbagai pihak.

Saat berdialog dengan jajaran SMK Negeri 1 Kepulauan Mentawai pada Rabu (1/4/2026), Arry menegaskan bahwa penyediaan asrama menjadi solusi penting untuk mengatasi kendala akses pendidikan. Ia menilai, tanpa fasilitas tersebut, banyak siswa akan kesulitan menjangkau sekolah karena kondisi geografis yang menantang. Oleh sebab itu, keberadaan asrama dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Kondisi geografis Mentawai, lanjutnya, turut berdampak pada rendahnya jumlah peserta didik dan terbatasnya jangkauan layanan pendidikan. Saat ini, jumlah siswa SMK di wilayah tersebut rata-rata hanya sekitar 40 hingga 50 orang per angkatan, yang menunjukkan masih rendahnya minat dan akses terhadap pendidikan vokasi.

Meski demikian, Arry menekankan bahwa tantangan pendidikan tidak hanya soal kuantitas siswa, tetapi juga kualitas lulusan. Ia menilai masih terdapat kesenjangan antara kemampuan lulusan SMK dengan kebutuhan dunia kerja, terutama dalam hal keterampilan praktik.

Menurutnya, SMK seharusnya mampu menghasilkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. Namun, kenyataannya masih ada lulusan yang belum memenuhi standar tersebut. Hal ini perlu diperbaiki melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penyediaan peralatan yang memadai, serta penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan industri.

Arry juga mendorong peningkatan sinergi antara SMK dan sektor industri melalui konsep link and match. Ia menilai peluang kerja bagi lulusan SMK harus diperluas, termasuk ke pasar internasional. Penguasaan keterampilan, sertifikasi, dan kemampuan bahasa asing dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing lulusan.

Sebagai bentuk dukungan awal, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan berupa satu unit mobil operasional untuk praktik otomotif serta satu unit mesin cuci guna menunjang pembelajaran jurusan perhotelan di SMK Negeri 1 Kepulauan Mentawai.

Selain itu, pemerintah juga membantu penyediaan listrik untuk bangunan yang akan digunakan sebagai asrama siswa, serta memfasilitasi kerja sama penyaluran siswa magang ke sektor perhotelan di Kota Padang.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jop, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan SMK, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar siswa seperti akomodasi dan akses jalan.

Ia menegaskan bahwa keberadaan asrama merupakan faktor penting dalam menunjang keberlanjutan pendidikan para siswa, sehingga perlu menjadi perhatian bersama dan akan dimasukkan dalam perencanaan ke depan.

Sebagai informasi, SMK Negeri 1 Kepulauan Mentawai memiliki empat program keahlian utama, yaitu otomotif, agribisnis, perikanan, dan perhotelan. Namun, sekolah tersebut masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan fasilitas, jumlah siswa yang minim, hingga dukungan pendanaan yang belum memadai.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update