Padang, Rakyatterkini.com – Proses pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan tenggelam di perairan Ujung Karang, Kecamatan Padang Utara, akhirnya dihentikan pada Jumat (24/4/2026) pukul 18.00 WIB.
Keputusan ini diambil setelah operasi SAR berlangsung selama tujuh hari namun belum membuahkan hasil.
Kedua korban diketahui bernama Rasyid (8), siswa SD 06 Kampung Lapai, dan Zafran Al Malik Akbar (9), yang juga bersekolah di tempat yang sama. Hingga pencarian terakhir dilakukan, keduanya belum berhasil ditemukan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa tim gabungan sudah melakukan berbagai upaya maksimal selama operasi berlangsung.
“Selama tujuh hari, pencarian dilakukan dengan menyisir menggunakan perahu karet, penyelaman di lokasi kejadian, hingga pemantauan sepanjang garis pantai. Namun korban belum juga ditemukan sampai waktu operasi berakhir,” ungkapnya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.40 WIB di kawasan belakang Kampus Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang Utara. Saat kejadian, enam anak diketahui sedang bermain dan berenang di laut, dengan empat berada di bagian tengah perairan dan dua lainnya di tepi pantai.
Ombak yang cukup tinggi serta kondisi air yang keruh diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan insiden tersebut. Empat anak sempat berusaha kembali ke daratan, namun dua di antaranya terseret arus dan kemudian hilang.
Seorang saksi mata, Seprisar (33), yang bekerja di sebuah kafe sekitar lokasi, mengatakan kondisi laut saat itu sedang tidak bersahabat sehingga sangat berbahaya untuk berenang.
Selama operasi pencarian, berbagai unsur gabungan turut dikerahkan, mulai dari BPBD Kota Padang, Basarnas, TNI, Polri, Damkar, PMI, Tagana, relawan, nelayan, hingga masyarakat setempat. Seluruh upaya tersebut dipimpin oleh BPBD Kota Padang melalui Pusdalops Penanggulangan Bencana.(da*)


