Notification

×

Iklan

Sinergi PTP dan IPC TPK Teluk Bayur Diperkuat

Sabtu, 25 April 2026 | 12:34 WIB Last Updated 2026-04-25T05:34:00Z

Cegah Demurrage, PTP Nonpetikemas dan IPC TPK Sepakat Tingkatkan Utilisasi Fasilitas Teluk Bayur

Padang, Rakyatterkini.com – Dua anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yakni PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Teluk Bayur dan PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur, resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat operasional di kawasan pelabuhan.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama terkait pemanfaatan dermaga serta alat bongkar muat petikemas yang digelar di Pelindo Tower, Jakarta.

Melalui sinergi ini, kedua pihak berupaya meningkatkan efisiensi arus kargo multipurpose di Sumatera Barat. Optimalisasi fasilitas pelabuhan diharapkan dapat mengurangi kepadatan serta antrean bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur.

Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah penggunaan dermaga petikemas untuk melayani kegiatan bongkar muat kargo multipurpose, tanpa mengganggu jadwal kedatangan kapal petikemas yang sudah terencana.

Dengan peningkatan pemanfaatan dermaga, waktu tunggu kapal untuk bersandar diharapkan bisa berkurang, khususnya bagi kapal pengangkut komoditas unggulan daerah seperti Crude Palm Oil (CPO) dan karet.

Selain itu, peralatan bongkar muat petikemas juga akan dimaksimalkan untuk mendukung pemindahan petikemas kosong dari depo ke Container Yard (CY), sehingga proses pemuatan ke kapal dapat berjalan lebih tepat waktu.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, Fauzi, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian layanan melalui tambahan opsi tambatan kapal.

Menurutnya, pemanfaatan fasilitas secara bersama ini bertujuan mengurangi hambatan operasional serta mencegah penumpukan aktivitas di sisi laut, termasuk mengantisipasi kelebihan kapasitas layanan CPO di Terminal Curah Cair.

Ia juga menambahkan bahwa kepastian sandar kapal akan membantu menghindari biaya tambahan seperti demurrage serta mempercepat waktu perputaran kapal di pelabuhan.

Sementara itu, Manager Area IPC Terminal Petikemas Teluk Bayur, Erika Sudarto, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat konektivitas logistik di wilayah barat Indonesia sekaligus menekan biaya distribusi.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kecepatan layanan dan optimalisasi fasilitas pelabuhan menjadi kunci dalam menurunkan biaya logistik bagi pelaku usaha di Sumatera Barat.

Penandatanganan kerja sama ini juga disaksikan oleh SM Pemasaran dan Customer Relation PTP Nonpetikemas, Tonny Hendra Cahyadi. Dari sisi komersial, ia menilai sinergi tersebut mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa akan layanan pelabuhan yang lebih terpadu dan andal.

Dengan dukungan infrastruktur yang lebih optimal, Pelabuhan Teluk Bayur diharapkan semakin menarik bagi perusahaan pelayaran, sekaligus memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update