Padang, Rakyatterkini.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan layanan rujukan dan peningkatan kualitas pendidikan tenaga medis di RSUP Dr. M. Djamil Padang melalui program Teaching Hospital Referral Upgrading and System Transformation (TRUST).
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami menyampaikan selamat datang serta apresiasi atas dukungan yang diberikan dalam penguatan sektor kesehatan, khususnya di RSUP Dr. M. Djamil yang berperan sebagai rumah sakit rujukan utama sekaligus rumah sakit pendidikan di Sumatera Barat,” ujar Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima kunjungan tim Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Kementerian Kesehatan RI, serta Bappenas dalam rangka peninjauan lapangan Proyek TRUST di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Senin (13/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari proses koordinasi dan penilaian awal untuk memastikan kesiapan pengembangan fasilitas serta peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat tersebut.
Gubernur menjelaskan bahwa saat ini terdapat 80 rumah sakit di Sumbar, terdiri dari 40 rumah sakit milik pemerintah dan 40 rumah sakit swasta yang tersebar di 19 kabupaten dan kota. Dalam sistem layanan kesehatan tersebut, RSUP Dr. M. Djamil memiliki peran penting sebagai pusat rujukan utama untuk kasus-kasus medis tingkat lanjut.
Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumbar mendukung penuh RSUP Dr. M. Djamil sebagai penerima manfaat program TRUST. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga kesehatan, dan mitra internasional menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional.
“Kerja sama ini bukan hanya soal pendanaan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Harapannya, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas,” tegasnya.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat diperluas ke fasilitas kesehatan lainnya di Sumatera Barat agar pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas dapat tercapai di seluruh wilayah.
Sementara itu, Senior Investment Officer sekaligus Project Team Leader AIIB, Deni Fauzi, menjelaskan bahwa pengembangan RSUP Dr. M. Djamil merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat layanan rujukan, meningkatkan mutu pendidikan tenaga medis, serta menghadirkan fasilitas kesehatan modern yang terintegrasi.
“Melalui program TRUST, yang dibangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga penguatan sistem layanan, peningkatan kapasitas institusi, serta standarisasi mutu layanan kesehatan secara nasional,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Ockti Palupi Rahayuningtyas. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam persiapan transformasi rumah sakit pendidikan melalui skema pendanaan dari AIIB.
Menurutnya, kunjungan lapangan ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan, sekaligus mengapresiasi dukungan Pemprov Sumbar terhadap proyek tersebut.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Bappenas, Kementerian Kesehatan RI, AIIB, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan RSUP Dr. M. Djamil Padang dapat segera memasuki tahap lanjutan seperti appraisal dan negosiasi, sekaligus menjadi langkah penting menuju layanan kesehatan berstandar internasional bagi masyarakat Sumatera Barat.(adpsb/rmz/bud)


