Pasaman Barat, Rakyatterkini.com– PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Maret 2026. Penyesuaian harga berlaku untuk beberapa produk, termasuk Pertamax dan Dexlite, dengan besaran berbeda di setiap daerah.
Berdasarkan pantauan di SPBU Batang Lingkin 14.263.578, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (4/3/2026), harga BBM terbaru tercatat: Dexlite Rp14.800 per liter, Pertamina Dex Rp15.100 per liter, Pertamax Rp12.900 per liter, dan Pertamax Turbo Rp13.650 per liter.
Sementara itu, BBM subsidi jenis Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter. Kenaikan harga BBM non-subsidi ini disesuaikan dengan tren harga minyak mentah dunia dan merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/2022.
Pengawas SPBU Batang Lingkin, Padil, membenarkan informasi tersebut. “Benar, saat ini ada dua jenis BBM yang mengalami kenaikan, yaitu Pertamax dan Dexlite,” ujarnya.
Meski demikian, sebagian pengendara di Pasaman Barat mengaku belum merasakan dampak signifikan karena mayoritas masih menggunakan Pertalite. “Semoga kenaikan harga ini tidak berlangsung lama. Kami berharap harga Pertalite tetap stabil, apalagi menjelang Lebaran, karena jika ikut naik pasti akan terasa berat,” kata Ip, seorang pengendara sepeda motor.(da*)


