Notification

×

Iklan

Padang Pacu Pembangunan Tiga Jembatan Pascabencana

Minggu, 22 Februari 2026 | 21:18 WIB Last Updated 2026-02-22T14:18:00Z

Sejumlah personel TNI tengah bekerja sama membangun jembatan yang rusak 

Padang, Rakyatterkini.com – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Padang pada akhir tahun lalu hingga awal 2026 terus dipacu. 

Pemerintah Kota (Pemko) Padang bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara intensif untuk membangun tiga jembatan strategis yang ditargetkan segera rampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, membenarkan percepatan pengerjaan fasilitas publik tersebut. Tiga jembatan yang tengah dibangun terdiri dari satu jembatan gantung dan dua jembatan armco.

“Iya, saat ini kita bersama jajaran TNI tengah menuntaskan pembangunan jembatan di tiga titik krusial,” ujar Tri Hadiyanto kepada Diskominfo, Minggu (22/2/2026).

Jembatan pertama adalah jembatan gantung di Sungai Batang Guo, Kelurahan Kuranji. Pengerjaannya dimulai pada 10 Januari 2026 dan ditargetkan rampung pada 26 Februari 2026. Jembatan ini membentang di atas sungai selebar 30 meter dan akan dimanfaatkan oleh sekitar 672 kepala keluarga atau 2.750 jiwa di sekitar lokasi.

Selain itu, dua jembatan armco dibangun secara paralel di Kelurahan Lambung Bukit. Jembatan armco pertama berada di kawasan Rimbo Panjang RT 01 RW 03, melintasi sungai selebar 18 meter dengan panjang total 30 meter. Sedangkan jembatan armco kedua berada di kawasan Sungkai RT 03 RW 02, Kecamatan Pauh, membentang sepanjang 22 meter di atas sungai selebar 10 meter.

“Progres kedua jembatan armco ini saat ini sudah mencapai 47 persen, dan kami targetkan selesai bersamaan pada 13 Maret 2026,” jelas Tri.

Tri menambahkan, pembangunan jembatan gantung dan kedua jembatan armco yang berada di wilayah Kodim 0312/Padang memiliki peran strategis. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, mempermudah mobilitas, mendukung distribusi barang, serta mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.

“Sinergi solid antara TNI, pemerintah daerah, dan perangkat kelurahan diharapkan menjadi model kolaborasi efektif. Kami berharap pembangunan ini selesai sesuai jadwal, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat untuk menggerakkan kembali perekonomian. Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat kami harapkan,” tutup Tri.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update