Notification

×

Iklan

Gubernur Sumbar Minta TKD Segera Disalurkan

Senin, 23 Februari 2026 | 08:18 WIB Last Updated 2026-02-23T01:18:00Z

Mahyeldi Ansharullah

Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meminta dukungan Komisi II DPR RI agar dana Transfer Ke Daerah (TKD) yang batal dipotong segera disalurkan oleh Kementerian Keuangan.

Ia juga menekankan pentingnya pengiriman dana tersebut disertai petunjuk teknis dan pedoman pelaksanaan agar pemanfaatannya di daerah dapat tepat sasaran.

“Sebagai daerah yang terdampak bencana, kami sangat membutuhkan dana untuk pemulihan. Oleh karena itu, kami berharap TKD yang tidak jadi dipotong segera dikirim ke daerah, lengkap dengan juklak dan juknisnya, supaya pemanfaatannya tidak salah arah,” ujar Gubernur Mahyeldi saat rapat bersama Komisi II DPR RI di Auditorium Gubernuran, Jumat (20/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Mahyeldi juga memaparkan kondisi pasca bencana hidrometeorologi yang melanda 16 kabupaten/kota di Sumbar. Menurutnya, total kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp33,5 triliun.

“Korban meninggal tercatat 267 orang, 70 hilang, 382 luka-luka, dan 10.854 jiwa mengungsi. Secara keseluruhan, lebih dari 230 ribu warga terdampak bencana ini,” jelasnya.

Gubernur Mahyeldi menambahkan, Pemprov Sumbar menggunakan sistem pendataan berbasis website Satu Data Kebencanaan untuk memetakan dampak bencana. Data ini dapat diakses publik melalui dashboardbencana.sumbarprov.go.id sebagai bentuk transparansi pemerintah dalam penanganan bencana.

Menyikapi laporan tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menegaskan bahwa kunjungan kerjanya ke Sumbar merupakan bentuk perhatian DPR terhadap kondisi masyarakat pasca bencana pada akhir November lalu. Sebelum bertemu Gubernur, rombongan DPR juga mengunjungi sejumlah lokasi terdampak di Kota Padang untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

“Kami ingin memastikan persoalan di lapangan, mengetahui apa yang sudah dilakukan, apa yang belum, dan menentukan prioritas berikutnya,” ujar Aria Bima.

Terkait dana TKD, Aria Bima menyatakan bahwa Komisi II DPR RI akan menyampaikan aspirasi tersebut dalam pertemuan dengan kementerian terkait.

Rombongan Komisi II DPR RI yang hadir antara lain Bahtra, S. PWK; Giri Rahmanda N. Kiemas; Romi Soekarno, SH; Heri Gunawan, SE, MAP; Cindy Monica Salsabila Setiawan, SM; Dr. H. Mardani Ali Sera, M. Eng; serta para pendamping anggota Komisi II DPR RI.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update