Notification

×

Iklan

Gubernur Sumbar Buka Deklarasi Bukit Karumuntiang

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:43 WIB Last Updated 2026-02-07T22:43:00Z

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Deklarasi Bukit Karumuntiang

Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka kegiatan Deklarasi Bukit Karumuntiang yang digagas oleh Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas (IKA Faperta Unand). Kegiatan tersebut berlangsung di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unand, Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (7/2/2026).

Pembukaan deklarasi ditandai dengan penanaman simbolis pohon asuh sebagai bagian dari gerakan satu juta pohon, yang menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hijau.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas inisiatif IKA Faperta Unand yang dinilainya sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2029. Menurutnya, program tersebut mendukung upaya penguatan ketahanan pangan, pengembangan pertanian berkelanjutan, serta perlindungan kawasan strategis dan daerah aliran sungai.

Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian lintas generasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan dan ketahanan wilayah. 

Pemerintah Provinsi Sumbar, kata Mahyeldi, terus berkomitmen memperkuat konservasi sumber daya alam, mengendalikan alih fungsi lahan, merehabilitasi kawasan kritis, serta mendorong sistem pertanian yang adaptif, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

Mahyeldi juga menegaskan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Deklarasi Bukit Karumuntiang menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, alumni, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan alam Sumbar.

“Kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan harus terus dibangun dan diperkuat,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar kegiatan penanaman pohon tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan disertai dengan perawatan yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pohon yang ditanam harus dirawat dan dipelihara dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hafrizal Handra, menyambut positif program yang diinisiasi IKA Faperta Unand. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai kontribusi nyata sivitas akademika dan alumni dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Ia menjelaskan, dari sekitar 500 hektare lahan milik Universitas Andalas, sebagian besar kawasan hutan kampus akan terus dijaga dan dikembangkan sebagai ruang hijau, sekaligus menjadi model pengelolaan penanaman pohon produktif secara berkelanjutan.

Wakil Dekan Fakultas Pertanian Unand, Dr. Gusmini, SP, MP, menambahkan bahwa gerakan ini mengusung konsep Pohon Asuh. Melalui konsep tersebut, peserta tidak hanya menanam pohon, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawatnya sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap lingkungan.

Melalui Deklarasi Bukit Karumuntiang dan kegiatan AgricultuRUN, IKA Faperta Unand bersama Fakultas Pertanian Universitas Andalas menegaskan tekad untuk menghijaukan Sumatera Barat melalui penanaman dan pemeliharaan pohon produktif secara berkelanjutan.

Usai membuka kegiatan, Gubernur Sumbar bersama rombongan melakukan penanaman pohon secara simbolis yang disaksikan oleh jajaran perguruan tinggi, perangkat daerah, alumni, serta komunitas peduli lingkungan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update