Notification

×

Iklan

Orang Tua Bisa Penuhi Gizi Anak dengan Bahan Lokal Murah

Jumat, 09 Januari 2026 | 21:02 WIB Last Updated 2026-01-09T14:02:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Dietisien Luthfianti Diana Mauludiyah, SGz, RD, mengimbau orang tua dengan anggaran terbatas untuk tetap menyediakan makanan bergizi seimbang bagi anak. Salah satu cara yang disarankan adalah memanfaatkan bahan pangan lokal dan musiman yang lebih ramah di kantong.

Diana mengatakan, pemenuhan gizi anak tidak harus mahal. Bahan makanan seperti telur, tempe, tahu, ikan, sayur, dan buah lokal bisa menjadi pilihan mudah didapat dan terjangkau.

“Gunakan bahan pangan lokal dan musiman agar biaya lebih hemat, atau pilih makanan yang selalu tersedia dan murah, seperti telur, tempe, tahu, ikan, sayur, dan buah lokal,” jelas dietisien dari RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta ini.

Menurutnya, menu sederhana seperti nasi, sayur bening, telur atau tempe goreng, serta buah sudah cukup membantu memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak.

Ia juga menyarankan orang tua memperkenalkan variasi menu untuk mencegah anak bosan. Variasi ini bisa dilakukan dengan mengganti jenis bahan dalam kelompok gizi yang sama, terutama sumber protein.

“Untuk mencegah kebosanan, variasi bisa dilakukan dengan mengganti sumber protein, misalnya telur, ikan, ayam, tempe, atau kacang-kacangan,” tambahnya.

Selain mengganti jenis bahan, teknik memasak berbeda juga bisa diterapkan agar anak tetap tertarik mengonsumsi makanan di rumah. Diana menekankan, pengenalan makanan baru sebaiknya dilakukan secara bertahap tanpa paksaan, dengan memberikan contoh langsung dan menciptakan suasana makan yang menyenangkan.

Peran orang tua sangat krusial dalam membentuk dan mempertahankan kebiasaan makan seimbang anak. Kebiasaan ini bisa ditanamkan melalui pola makan orang tua sehari-hari.

“Orang tua perlu memahami makanan apa yang aman untuk anak sehingga dapat menyediakan makanan sehat dan bergizi. Konsep ‘Isi Piringku’ bisa diperkenalkan dengan cara yang menarik,” ujarnya.

Diana menambahkan, orang tua juga sebaiknya memantau pemenuhan gizi anak melalui pengukuran berat dan tinggi badan sesuai kurva pertumbuhan, serta memperhatikan nafsu makan, aktivitas, dan daya tahan tubuh.

“Anak yang gizi tercukupi biasanya lebih aktif dan jarang sakit,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update