Padang, Rakyatterkini.com – Kabar baik bagi masyarakat Sumatera Barat datang dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II. Mulai 1 Januari 2026, KA Lembah Anai mengalami perubahan relasi dari sebelumnya Kayutanam–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Kayutanam–Padang.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menjelaskan, perubahan ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempermudah akses transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya bagi warga yang beraktivitas menuju atau dari pusat Kota Padang.
Selain merubah rute, KAI Divre II juga menambah kapasitas KA Lembah Anai. Tempat duduk yang sebelumnya berjumlah 78 kini bertambah menjadi 192, sehingga lebih banyak penumpang bisa menikmati perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan.
KA Lembah Anai kini melayani enam perjalanan pulang-pergi setiap hari. Jadwal lengkapnya adalah sebagai berikut:
Relasi Kayutanam–Padang:
PLB B51A: Berangkat 05.30 WIB, tiba 07.04 WIB
PLB B53A: Berangkat 11.40 WIB, tiba 13.16 WIB
PLB B55A: Berangkat 16.20 WIB, tiba 17.57 WIB
Relasi Padang–Kayutanam:
PLB B52A: Berangkat 08.35 WIB, tiba 10.10 WIB
PLB B54A: Berangkat 14.10 WIB, tiba 15.45 WIB
PLB B56A: Berangkat 18.55 WIB, tiba 20.30 WIB
Informasi jadwal dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI.
Dengan frekuensi keberangkatan yang rutin dan tarif yang ekonomis, KA Lembah Anai diharapkan menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas harian, sekolah, pekerjaan, hingga wisata.
Reza menambahkan, pengembangan rute hingga Stasiun Padang ini merupakan bentuk komitmen KAI menghadirkan transportasi publik yang lebih mudah dijangkau, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kereta api memberikan perjalanan yang praktis, waktu tempuh pasti, bebas macet, dan nyaman,” ujarnya.
Kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi, jadwal keberangkatan yang konsisten, serta kapasitas tempat duduk yang lebih luas menjadi keunggulan layanan ini.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa bepergian dengan kereta api kini lebih mudah, ekonomis, dan menyenangkan, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun wisata,” tambah Reza.
KAI Divre II Sumatera Barat juga menetapkan tarif terjangkau. Perjalanan relasi Padang–Duku atau sebaliknya hanya Rp3.000, sementara relasi Padang–Kayutanam atau sebaliknya Rp5.000.
Tarif ini diharapkan menjadi solusi transportasi yang ramah di kantong untuk seluruh lapisan masyarakat.
“KA Lembah Anai adalah moda transportasi ramah lingkungan, bebas macet, dan memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, serta menyenangkan. Kami mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memanfaatkannya,” tutup Reza. (da*)


