Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Minggu (9/8/2026) siang. Aktivitas vulkanik tersebut menghasilkan kolom abu yang membumbung hingga sekitar 800 meter dari atas puncak kawah.
Petugas Pengamatan Gunung Api, M Saum Amin, melaporkan erupsi terjadi pada pukul 13.36 WIT. Berdasarkan hasil pengamatan, material letusan mencapai ketinggian sekitar 800 meter di atas puncak atau kurang lebih 2.125 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu yang teramati memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang sampai tebal. Arah sebaran abu bergerak menuju tenggara. Pada saat laporan disampaikan, aktivitas erupsi Gunung Ibu masih terus berlangsung.
Badan Geologi melalui laporan resminya menyebut erupsi terjadi pada pukul 13.36 WIT dengan tinggi kolom letusan sekitar 800 meter dari puncak gunung.
Menyikapi kondisi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi zona aman yang telah ditetapkan.
Warga maupun wisatawan dilarang melakukan kegiatan dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu. Selain itu, zona bahaya diperluas secara sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di sisi utara.
PVMBG juga meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya hujan abu vulkanik. Apabila hujan abu terjadi, warga yang berada di luar ruangan dianjurkan memakai perlindungan untuk saluran pernapasan, seperti masker, serta menggunakan kacamata guna melindungi mata dari paparan abu vulkanik.(da*)


