Notification

×

Iklan

Gubernur Sumbar Tegas Tindak Pelaku Penganiayaan Lansia di Pasaman

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:33 WIB Last Updated 2026-01-08T13:16:58Z

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah

Pasaman, Rakyatterkini.com – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan sikap tegas pemerintah daerah terhadap dugaan tindak kekerasan yang menimpa seorang perempuan lanjut usia bernama Saudah (68) di Kabupaten Pasaman. Ia memastikan tidak ada ruang toleransi bagi pelaku penganiayaan, terlebih terhadap warga yang rentan.

Mahyeldi menyampaikan bahwa jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat telah mengamankan terduga pelaku dalam kasus tersebut. Pernyataan itu disampaikannya usai menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat di Simpang Empat, Rabu.

Ia juga mengungkapkan telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, guna memastikan penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan hukum. Menurut Mahyeldi, seluruh proses penyelidikan dan penegakan hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat berwenang, termasuk pengusutan motif di balik kejadian tersebut.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, turut menyuarakan desakan agar kepolisian mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap perempuan lansia itu. Ia menilai tindakan kekerasan terhadap korban yang tidak berdaya merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, pada Kamis (1/1). Warga menemukan Saudah dalam kondisi mengenaskan dengan luka lebam di wajah serta kedua mata yang membiru, diduga akibat tindak kekerasan. Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam keterangannya, Saudah menyebutkan bahwa dirinya tidak bermaksud melarang aktivitas yang berlangsung di lokasi kejadian, melainkan hanya meminta agar kegiatan tersebut dihentikan pada siang hari. Namun, saat ia menyorotkan senter ke arah beberapa orang, korban mengaku tiba-tiba dilempari batu, dipukuli, dan diseret ke area semak-semak hingga kehilangan kesadaran.

Warga yang menemukan korban dalam kondisi terluka parah segera memberikan pertolongan dan membawanya ke pusat layanan kesehatan terdekat.

Sementara itu, pihak kepolisian telah menangkap seorang pria berinisial IS (26) yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut pada Senin (5/1/2026). Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update