Notification

×

Iklan

Daniel Jusari Tegaskan Integritas dalam Profesi Advokat

Kamis, 08 Januari 2026 | 08:32 WIB Last Updated 2026-01-08T01:32:00Z

Saat advokat Daniel Jusari menyerahkan berkas pencalonan.

Padang, Rakyatterkini.com – Di tengah padatnya agenda persidangan dan persaingan sengit di dunia hukum, advokat Daniel Jusari menegaskan bahwa integritas tetap menjadi prinsip utama dalam setiap langkah profesionalnya.

Bagi Daniel, profesi advokat bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan untuk menegakkan keadilan bagi masyarakat. Namanya telah dikenal luas di ranah hukum Sumatera Barat, dengan pengalaman menangani berbagai kasus, mulai dari sengketa korporasi hingga perkara yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

“Menjadi advokat adalah pilihan hidup saya. Profesi ini memberi kesempatan untuk membantu masyarakat menegakkan keadilan, tentu dengan tetap memegang teguh integritas,” ujar Daniel usai mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI Padang periode 2026–2030, Selasa (6/1/2026).

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Andalas ini memulai kariernya dari bawah, merasakan langsung dinamika dan tantangan profesi advokat. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi proses pembentukan karakter dan penguatan komitmen terhadap etika profesional.

Setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di dunia hukum, Daniel menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri lebih luas melalui kepengurusan organisasi profesi. Keputusannya maju sebagai calon Ketua DPC PERADI SAI Padang, ditegaskan Daniel, bukan karena ambisi pribadi, tetapi dilandasi tanggung jawab terhadap profesi advokat.

“Saya ingin berkontribusi bagi profesi ini. PERADI SAI Padang harus menjadi rumah bersama yang solid dan mampu menjaga kehormatan advokat,” ujarnya.

Daniel menekankan bahwa kompleksitas tantangan hukum saat ini menuntut advokat tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas moral yang kuat. Kepercayaan publik terhadap sistem hukum, menurutnya, sangat bergantung pada sikap advokat dalam memegang etika dan profesionalisme.

“Advokat harus hadir sebagai penjaga keadilan, bukan sekadar pencari perkara,” tegasnya.

Secara akademik, Daniel meraih gelar Sarjana Hukum pada 2007 dan Magister Ilmu Hukum pada 2017, keduanya dari Universitas Andalas. Ia resmi berpraktik di bawah naungan PERADI SAI sejak 2015, sekaligus aktif mengajar sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) LPPN Padang.

Pengalaman profesional Daniel mencakup berbagai posisi, mulai dari staf legal di perusahaan media, personalia di perusahaan nasional, hingga direktur perusahaan swasta. Ia juga aktif dalam organisasi usaha, ketenagakerjaan, dan kegiatan kemasyarakatan.

Di internal PERADI SAI Padang, Daniel bukanlah wajah baru. Ia pernah menjabat sebagai pengurus DPC periode 2016–2021, pengalaman yang menurutnya menjadi modal penting dalam pencalonannya kembali sebagai pemimpin organisasi profesi tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update