Notification

×

Iklan

BBM Langka, Pembersihan Material Longsor di Agam Terkendala

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:44 WIB Last Updated 2026-01-08T13:44:00Z

Alat berat sedang membersihkan material menimbun badan jalan provinsi

Agam, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mengalami kendala dalam mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis bio solar untuk operasional alat berat yang menangani dampak banjir bandang, longsor, dan normalisasi sungai di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam, Ofrizon, mengatakan dari Lubuk Basung, Kamis (8/1/2026), bahwa saat ini bio solar sulit diperoleh di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk alat berat yang membersihkan material tanah longsor dan mengurusi normalisasi sungai serta endapan material yang menimbun rumah warga.

“Kami mengalami kesulitan memperoleh bio solar di SPBU sejak masa tanggap darurat berakhir pada Senin (5/1). Sebelumnya, pasokan tidak menjadi masalah,” ujarnya.

Kondisi ini berdampak pada kelancaran pembersihan material, bahkan beberapa alat berat terpaksa tidak beroperasi. Ofrizon menjelaskan, penggunaan BBM jenis dexlite cukup tinggi dengan kebutuhan ratusan liter setiap harinya, sehingga biaya operasional juga besar.

Untuk mengatasi masalah ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam telah mengirimkan surat permohonan bantuan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, berharap pasokan bio solar segera tersedia agar alat berat bisa beroperasi maksimal.

Ofrizon menambahkan, total ada 53 unit alat berat yang dikerahkan, terdiri dari 49 excavator, tiga loader, dan satu buldozer. Alat berat ini berasal dari Pemkab Agam, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, TNI, badan usaha milik negara, serta bantuan dari masyarakat.

Alat berat tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk Palembayan, Malalak, dan Tanjung Raya, untuk membersihkan material tanah longsor yang menutupi jalan, menormalisasi sungai, dan mengatasi endapan material yang menimpa rumah warga.

“Kami berharap proses pembersihan material dapat rampung secepatnya selama masa transisi ini,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update