Notification

×

Iklan

Banjir Pariaman Hanyutkan Belasan Ton Ikan Restocking

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:21 WIB Last Updated 2025-12-26T07:25:50Z

Pariaman, Rakyatterkini.com – Hasil restocking ikan di beberapa sungai Kota Pariaman, Sumatera Barat, dilaporkan hilang terbawa banjir akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November lalu.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, menyatakan seluruh ikan yang ditebar di sungai-sungai untuk program restocking terbawa arus banjir.

“Ikan-ikan di seluruh sungai restocking kami hanyut terbawa banjir,” ujarnya di Pariaman, Kamis.

Marlina menjelaskan, lokasi restocking tersebar di sejumlah desa dan kelurahan dengan pengawasan oleh kelompok masyarakat setempat. Beberapa wilayah yang terdampak antara lain Desa Cimparuh, Pauh Timur, Alai Gelombang, Sungai Sirah, Sungai Pasak, Kampuang Gadang, Bunga Tanjung, Bato, Air Santok, serta Kelurahan Jawi Jawi II.

Program restocking ini sebelumnya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, menambah pendapatan masyarakat, menjaga kelestarian ikan lokal, serta mendukung kebersihan sungai.

Ia memperkirakan jumlah ikan yang hanyut mencapai belasan ton, dengan potensi kerugian mencapai ratusan juta rupiah. “Kejadian ini sudah kami laporkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” tambahnya.

KKP melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam telah meninjau langsung dampak banjir terhadap sektor perikanan di Pariaman pada awal Desember lalu. 

Pemerintah kota juga telah mengajukan permohonan bantuan pengisian kembali sungai-sungai restocking dengan bibit ikan lokal untuk mendukung ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Banjir yang terjadi di Kota Pariaman pada 21–28 November lalu menyebabkan kerusakan cukup luas. Pemerintah kota mencatat banjir terjadi di 121 titik, longsor di enam lokasi, puluhan pohon tumbang, lima ruas jalan amblas, satu jembatan rusak, 45 unit sekolah terdampak, serta sejumlah dinding penahan sungai rusak. 

Banjir juga merendam sekitar 25 hektare ladang dan ratusan hektare sawah. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update