Notification

×

Iklan

Banjir Bandang di Agam Tewaskan 188 Orang, Puluhan Hilang

Rabu, 10 Desember 2025 | 19:33 WIB Last Updated 2025-12-10T12:46:49Z

Personel Polri sedang mencari korban yang hilang dampak banjir bandang

Lubukbasung, Rakyatterkini.com – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah menelan korban jiwa sebanyak 188 orang, sementara 72 lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, menyampaikan data terbaru ini pada Rabu (10/12) di Lubukbasung, berdasarkan update per Selasa (9/12) pukul 20.00 WIB.

Rahmat menjelaskan, korban meninggal tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Malalak tercatat 14 orang meninggal dengan tiga orang masih hilang, Tanjung Raya 10 orang meninggal dan dua orang hilang. Di Palupuh dan Matur masing-masing satu korban dilaporkan meninggal. Kecamatan Palembayan menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 138 orang meninggal dan 66 orang masih hilang. Sementara di Lubuk Basung, satu orang belum ditemukan.

“Sebanyak 23 korban meninggal masih belum teridentifikasi oleh pihak kepolisian,” tambah Rahmat.

Tim gabungan BPBD Agam, TNI, Polri, Basarnas, PMI, dan relawan akan melanjutkan pencarian korban yang masih hilang pada Rabu (10/12). Pencarian dilakukan dengan bantuan alat berat karena korban diduga tertimbun material banjir bandang seperti tanah dan pohon.

“Kami berharap seluruh korban bisa segera ditemukan,” ujar Rahmat.

Selain korban jiwa, dampak bencana juga dirasakan pada warga dan infrastruktur. Saat ini, 13 orang masih dirawat, 4.117 warga mengungsi, dan 988 orang tetap terisolasi. Kerusakan yang tercatat meliputi:

Rumah rusak ringan: 493 unit
Rumah rusak sedang: 359 unit
Rumah rusak berat: 600 unit
Tempat ibadah terdampak: 11 unit
Jembatan rusak: 67 titik
Jalan rusak: 49 titik
Fasilitas pendidikan: 99 unit
Irigasi rusak: 125 unit
Bendungan: 18 unit
Ternak mati: 6.025 ekor
Lahan pertanian rusak: 1.813,70 hektare

Rahmat memperkirakan total kerugian materi akibat banjir bandang, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang melanda Kabupaten Agam mencapai Rp682,35 miliar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update