Jakarta, Rakyatterkini.com – Video yang menunjukkan warga memadati Jembatan Gladak Perak untuk menyaksikan banjir lahar dingin Gunung Semeru di Sungai Leprak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Minggu (23/11/2025) sore, menjadi viral di media sosial.
Banjir lahar ini terjadi setelah hujan deras mengguyur puncak Gunung Semeru selama berjam-jam. Dalam video tersebut, terlihat warga dan beberapa anak mendekat untuk melihat langsung aliran lahar, tanpa memperhatikan risiko bahaya yang mengintai. Banyak yang datang karena penasaran dengan material vulkanik dari erupsi Semeru, padahal material tersebut masih panas dan berpotensi memicu letusan sekunder ketika bersentuhan dengan air.
Kepulan asap tebal pun muncul dari jalur aliran lahar, meningkatkan risiko di sekitar area. Kondisi ini sempat memaksa pihak berwenang menutup sementara arus lalu lintas di jalur Lumajang-Malang karena jarak pandang terbatas akibat asap pekat.
Seorang warga, Muhammad Afid, mengaku hadir karena ingin menyaksikan langsung fenomena banjir lahar. “Saya hanya ingin melihat banjir lahar Semeru,” ujarnya.
Menyikapi situasi tersebut, petugas mengimbau masyarakat untuk menjauhi jalur aliran lahar demi keselamatan. BPBD Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa aktivitas Gunung Semeru masih fluktuatif dan risiko banjir lahar susulan tetap ada selama musim hujan.(da*)


