Notification

×

Iklan

Hujan Deras di Agam Sebabkan Banjir dan Longsor di 5 Kecamatan

Minggu, 23 November 2025 | 23:17 WIB Last Updated 2025-11-23T16:17:00Z

Ilustrasi

Agam, Rakyatterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam melaporkan bahwa hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah itu pada 22–23 November 2025 menyebabkan lima dari 16 kecamatan terdampak bencana, termasuk banjir bandang, longsor, pohon tumbang, dan jalan amblas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghapur, menyampaikan dari Lubukbasung, Minggu, bahwa lima kecamatan mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Di Kecamatan Banuhampu, banjir melanda Jorong Sungai Buluah, Nagari Cingkariang, merendam tiga rumah dengan air bercampur lumpur dan menimbulkan retakan pada dapur rumah. Warga bersama petugas telah mulai membersihkan lokasi setelah air surut.

Sementara itu, di Kecamatan Tanjung Raya, banjir bandang dan longsor menimpa Jorong Paninjauan, Nagari Paninjauan. Material longsor menutup dua titik jalan penghubung Jorong Sicawan–Paninjauan, menimbun tiga kolam renang, merusak lima hektare sawah, satu hektare kolam bibit ikan, dan memutus akses air bersih. Penanganan belum dilakukan karena petugas masih bertugas di lokasi lain.

Di Kecamatan Palupuh, pohon tumbang menutup jalan nasional penghubung Bukittinggi–Medan di Jorong Palimbatan, Nagari Pasia Laweh, yang telah dibersihkan. Selain itu, badan jalan Jampung Pasia–Lurah Dalam amblas sepanjang 25 meter dengan kedalaman 2,5 meter, menyebabkan sawah seluas tiga hektare terendam.

Kecamatan Palembayan juga terdampak tanah longsor yang menutup empat titik jalan provinsi penghubung Palembayan–Bukittinggi, tepatnya di Jorong Gumarang dan Jorong Lubuak Gadang, Nagari Ampek Koto Palembayan. Penanganan masih menunggu tindak lanjut.

Di Kecamatan Lubuk Basung, pohon tumbang menutup jalan nasional Padang–Pasaman Barat di Jorong Sago, Nagari Manggopoh, dan material telah dibersihkan. Longsor juga menutup jalan kabupaten di Jorong Batu Hampar dengan ketinggian 50–100 cm dan panjang 6–10 meter. Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan bantuan alat berat dari perusahaan setempat.

Abdul Ghapur menegaskan, bencana ini dipicu curah hujan tinggi disertai angin kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa, meski pendataan kerugian masih berlangsung.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update