Notification

×

Iklan

FT Unand Ciptakan Pompa Tenaga Surya untuk Irigasi Sawah

Minggu, 23 November 2025 | 23:38 WIB Last Updated 2025-11-23T16:38:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Fakultas Teknik Universitas Andalas (FT Unand), Sumatera Barat, berhasil mengembangkan prototipe pompa tenaga surya untuk mendukung sistem irigasi di sawah tadah hujan Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar.

“Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, menekan biaya, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat nagari,” ujar Ketua Tim Pengabdian FT Unand, Insannul Kamil, Minggu di Padang.

Insannul, yang juga menjabat Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumbar, menjelaskan bahwa pompa tenaga surya ini beroperasi tanpa baterai, menjadi bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Unand untuk mendukung swasembada pangan.

Langkah FT Unand ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto melalui Program AstaCita, yang menekankan kemandirian pangan, energi, dan air, serta percepatan pembangunan dari desa.

Pompa tenaga surya memanfaatkan energi matahari secara langsung tanpa perlu penyimpanan baterai, sehingga lebih hemat biaya, minim perawatan, dan mampu menyediakan pasokan air berkelanjutan. Instalasinya dirancang agar mudah dioperasikan dan dapat disesuaikan dengan kondisi lahan pertanian setempat.

“Teknologi ini sederhana dan mudah digunakan masyarakat, sehingga memudahkan transfer ilmu dari kampus ke masyarakat,” tambah Insannul.

Selain efisien, pemanfaatan energi terbarukan pada pompa ini juga mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim dan pengurangan emisi karbon, sekaligus membuka peluang peningkatan intensitas tanam dan optimalisasi lahan pertanian.

Koordinator Pelaksana Rancang Bangun Teknologi Prototipe, Dendi Adi Saputra, menambahkan bahwa masyarakat di Nagari Tanjung Barulak kini mampu mengoperasikan pompa secara mandiri, mulai dari pemasangan, pengecekan arus dan voltase, pemantauan putaran pompa secara real time, perawatan panel surya, hingga pengelolaan instalasi pipa.

Prototipe yang terpasang saat ini menggunakan pompa AC/DC 3.000 Watt dengan delapan unit panel surya 550 Watt Peak (WP), mampu mengalirkan air sejauh 1,3 kilometer dengan ketinggian 160 meter.

“Ke depan, kami berharap masyarakat menjadi pengelola utama teknologi ini agar penggunaannya berkelanjutan dan berdampak signifikan bagi sektor pertanian,” tutup Dendi(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update