Notification

×

Iklan

Serangan Teroris di Kolombia, Helikopter Polisi Jatuh, 8 Tewas

Jumat, 22 Agustus 2025 | 12:44 WIB Last Updated 2025-08-22T05:44:00Z

Kolombia dilanda rangkaian serangan teror pada Kamis (21/8/2025)


Jakarta, Rakyatterkini.com – Kolombia mengalami serangkaian serangan mematikan pada Kamis (21/8/2025). Sebuah helikopter Kepolisian Nasional diserang di wilayah Antioquia, menewaskan delapan orang dan melukai dua lainnya. Pada hari yang sama, ledakan bom di dekat Pangkalan Udara Marco Fidel Suarez di Cali menewaskan enam orang dan melukai sekitar 50 orang.

Serangan terhadap helikopter terjadi saat aparat sedang menjalankan operasi pemberantasan tanaman ilegal. Gubernur Antioquia, Andres Julian Rendon, membagikan video yang memperlihatkan helikopter menabrak bukit akibat serangan.

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Arnulfo Sanchez, menuding Front ke-36 Estado Mayor Central (EMC), sisa kelompok gerilya sayap kiri FARC, sebagai pelaku serangan. Presiden Kolombia, Gustavo Petro, awalnya menduga keterlibatan sindikat kriminal Gulf Clan karena insiden terjadi setelah penyitaan 1,5 ton kokain di Uraba, Antioquia, namun kemudian menegaskan tuduhan terhadap Front ke-36 EMC.

Direktur Kepolisian Nasional Kolombia, Carlos Fernando Triana Beltran, menyatakan insiden ini sebagai aksi teroris. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut, dan hubungan antara keduanya masih belum jelas.

Sementara itu, ledakan bom mobil di dekat Pangkalan Udara Marco Fidel Suarez digolongkan sebagai aksi teroris oleh Angkatan Udara Kolombia. Wali Kota Cali, Alejandro Eder, mengumumkan hadiah 400 juta peso Kolombia bagi siapa pun yang memberikan informasi terkait serangan ini.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update