Notification

×

Iklan

Program DASHAT Jangkau Wilayah 3T Tingkat Desa

Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:34 WIB Last Updated 2025-08-20T09:34:00Z

Presiden Prabowo cek makan bergizi gratis di Bogor.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperluas program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) untuk mendukung distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, atau kelompok 3B.

Deputi Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat BKKBN, Sukaryo Teguh Santoso, menjelaskan dalam gelar wicara di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Selasa (19/8), bahwa DASHAT mendorong masyarakat memanfaatkan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Program ini menitikberatkan pada tiga aspek: menemukan, mengolah, dan menyajikan pangan lokal. Saat ini, terdapat sekitar 15.700 DASHAT di tingkat desa yang dikelola kader lapangan untuk mendukung pemenuhan gizi berbasis kearifan lokal,” ujar Teguh.

DASHAT juga dinilai memiliki potensi besar untuk menjangkau wilayah-wilayah sulit, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sehingga distribusi MBG bagi kelompok 3B dapat diperluas.

“Program ini menjadi perpanjangan dari Suplemen Pangan Padat Gizi (SPPG) dan membantu menjangkau wilayah dengan akses terbatas,” tambah Teguh.

Selain distribusi makanan bergizi, edukasi dan perubahan perilaku keluarga menjadi fokus penting agar program ini berdampak jangka panjang pada kualitas generasi mendatang.

“Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga terkait perilaku keluarga. BKKBN sebagai lembaga yang membina keluarga ikut terlibat dalam percepatan penurunan stunting,” tuturnya.

Teguh menegaskan, penanganan stunting merupakan agenda strategis nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat, prevalensi stunting turun dari 21,5 persen pada 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024, yang mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo.

Untuk mempercepat distribusi MBG, Kemendukbangga/BKKBN bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan pemadanan data dan memperkuat peran tenaga lapangan seperti Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update