Notification

×

Iklan

KM Rezki Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Senin, 04 Agustus 2025 | 07:00 WIB Last Updated 2025-08-04T00:49:06Z

KM Rezki Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan Tim SAR


Pessel, Rakyatterkini.com – Kantor SAR Padang menggelar operasi pencarian terhadap dua nelayan yang dilaporkan hilang kontak di wilayah perairan antara Pulau Panyu dan Pulau Karabak, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Operasi ini dimulai pada Minggu (3/8) sore, setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan melaporkan insiden tersebut.

Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa informasi awal diterima dari seorang petugas BPBD bernama Dapi, pada pukul 18.20 WIB. Berdasarkan laporan itu, dua nelayan asal Simpang Kampung Berok, Gurun Panjang, Bayang — yakni Anton Darman (44) dan Fadil (19) — belum kembali setelah melaut menggunakan kapal KM Rezki.

"KM Rezki terakhir terpantau pada 2 Agustus sekitar pukul 04.30 WIB di sekitar Pulau Panyu dan Pulau Karabak. Sebelumnya, kapal tersebut berlayar bersama KM Moji dari Pulau Sikakap menuju Carocok, namun keduanya sempat terpisah di perjalanan," ungkap Abdul Malik.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh Anggi, pemilik KM Moji yang juga menjadi saksi dalam keberangkatan itu. Ia bersama dua rekannya, Ujang dan Raihan, menyisir jalur pelayaran dari Pulau Karabak ke arah Pulau Sikakap sejauh 30 mil laut, namun belum membuahkan hasil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Padang langsung mengerahkan Kapal Negara (KN) Yudhistira beserta 10 personel menuju Dermaga Panasahan untuk melanjutkan pencarian ke titik terakhir yang diduga sebagai lokasi hilangnya kapal (Last Known Position/LKP). Unit siaga SAR dari Pesisir Selatan pun diturunkan dengan tambahan 4 personel ke lokasi tersebut.

"Peralatan utama dalam operasi ini mencakup rescue car, rescue carrier, KN Yudhistira, serta perlengkapan komunikasi, medis, dan SAR lainnya," jelas Abdul Malik. Ia menambahkan, jarak dari dermaga Panasahan menuju titik pencarian diperkirakan sejauh 13,27 mil laut dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2,5 jam.

Namun, kondisi cuaca di lokasi menjadi kendala tersendiri. Gelombang laut diperkirakan mencapai ketinggian 1,5 hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin sekitar 10 knot. Meski demikian, tim SAR tetap melanjutkan pencarian secara intensif dan terkoordinasi.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan pencarian secara maksimal. Kami mengimbau masyarakat untuk turut mendoakan agar kedua nelayan segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update