![]() |
| Ketua TP-PKK Agam, Ny. Merry Benniwarlis. |
Lubuk Basung, Rakyatterkini.com – Ketua TP-PKK Agam, Ny. Merry Benniwarlis, memukau masyarakat dengan penampilan anggun mengenakan pakaian adat Palembayan saat menghadiriPawai Alegoris HUT ke-80 Republik Indonesia di tingkat Kabupaten Agam, di Padang Baru, Lubuk Basung, Senin (18/8/2025).
Busana adat ini umumnya dikenakan oleh anak daro (pengantin perempuan) saat prosesi panggiran atau bararak menuju rumah marapulai. Keistimewaan pakaian Palembayan terlihat dari hiasan kepala yang sarat makna.
Pisang Sasikek, yang dipasang di bagian kening, melambangkan keanggunan dan kerapian hidup, sementara Pisang Saparak yang menutupi kepala menjadi mahkota kebanggaan anak daro.
Dalam tradisi Palembayan juga terkandung filosofi “pisang indak ado babuah duo kali”, yang berarti pisang tidak akan berbuah dua kali. Filosofi ini menegaskan bahwa suntiang Palembayan hanya diperbolehkan dikenakan oleh pengantin perempuan pada pernikahan pertama. Jika menikah untuk kedua kalinya, penggunaan suntiang tidak diperkenankan.
Ny. Merry Benniwarlis menekankan bahwa keunikan pakaian adat Palembayan tidak hanya terletak pada keindahan visual, tetapi juga makna filosofis yang mendalam. “Busana adat ini merupakan warisan budaya yang harus kita lestarikan. Di dalamnya tersimpan nilai-nilai luhur yang perlu diperkenalkan kembali kepada generasi muda,” ujarnya.
Kehadiran Ny. Merry Benniwarlis dengan balutan pakaian adat Palembayan disambut hangat masyarakat. Penampilannya menjadi simbol bahwa kearifan lokal dan adat istiadat tetap relevan dan hidup di tengah modernisasi zaman. (da*)


