Jakarta, Rakyatterkini.com– Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat di Kota Bandung kini hanya menyisakan puing-puing setelah dilalap api saat aksi demonstrasi yang berujung ricuh pada Jumat (29/8) malam hingga Sabtu (30/8/2025).
Pantauan di lokasi pada Minggu (31/8/2025) pagi sekitar pukul 09.30 WIB, sejumlah warga tampak berdatangan untuk menyaksikan langsung kondisi gedung pascakerusuhan. Tak sedikit dari mereka yang mengabadikan momen dengan berswafoto di depan Gedung DPRD Jabar maupun Wisma MPR yang ikut terbakar.
Rini (34), salah seorang warga, mengaku prihatin dengan kerusakan parah yang terjadi. Menurutnya, menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi memang hak setiap warga negara, namun seharusnya tidak disertai dengan tindakan merusak fasilitas umum.
“Sedih lihat gedung sampai begini. Demo boleh saja, tapi jangan sampai merusak. Akhirnya masyarakat juga yang menanggung kerugiannya,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan Nabil (25), yang datang ke lokasi karena penasaran setelah mendengar kabar banyak fasilitas rusak.
“Saya mampir sekalian olahraga pagi. Katanya banyak yang rusak, jadi ingin lihat langsung,” ujarnya.
Sementara itu, Dwi (27), warga Kiaracondong, menyebut kedatangannya hanya untuk melihat suasana, bukan bagian dari aksi.
“Sejak tadi banyak orang foto-foto. Memang terlihat jelas kaca pecah dan dinding penuh coretan. Jadinya ramai seperti tontonan,” katanya.
Kerusakan di Gedung DPRD Jabar terlihat cukup parah. Selain dinding penuh coretan, videotron di depan gedung hancur, dan beberapa bangunan di sekitarnya, termasuk aset milik MPR, turut terbakar akibat kerusuhan tersebut. (da*)


