Jakarta, Rakyatterkini.com – Pada perdagangan pasar spot Kamis pagi (15/5), nilai tukar rupiah dibuka di level Rp16.557 per dolar Amerika Serikat. Rupiah tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar 4 poin atau naik 0,03 persen.
Mata uang Asia lainnya juga menunjukkan penguatan bersama rupiah. Baht Thailand meningkat 0,03 persen, rupee India naik 0,08 persen, peso Filipina bertambah 0,13 persen, dolar Singapura melonjak 0,23 persen, dan yen Jepang menguat 0,31 persen.
Sementara itu, won Korea Selatan mengalami penurunan tipis 0,01 persen, dolar Hong Kong turun 0,02 persen, serta ringgit Malaysia dan yuan China melemah masing-masing sebesar 0,10 persen.
Mata uang dari negara-negara maju juga menunjukkan pergerakan positif pada pembukaan pasar. Poundsterling Inggris naik 0,09 persen, euro Eropa menguat 0,16 persen, franc Swiss naik signifikan 0,27 persen, dolar Australia bertambah 0,28 persen, dan dolar Kanada naik 0,11 persen.
Menurut Lukman dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com, penguatan dolar AS terjadi setelah pernyataan tegas dari dua pejabat The Fed terkait inflasi dan potensi pemangkasan suku bunga.
Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.600 per dolar AS sepanjang hari ini.(da*)


