Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wawako Dorong GOW Kota Solok Peduli Pendidikan dan Sosialisasi Stunting

Kamis, 17 November 2022 | 15:19 WIB Last Updated 2022-11-17T08:19:22Z

Wawako Solok, Ramadhani Kirana Putra, bersama GOW.

Solok, Rakyatterkini.com - Sebagai bentuk kepedulian GOW Kota Solok terhadap program prioritas nasional dan daerah,  Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kota Solok, menggelar  kegiatan 'Peduli Pendidikan dan Sosialisasi Stunting'.

Ini merupakan program yang ini menjadi prioritas oleh pemerintah daerah, di bawah kepemimpinan Zul Elfian Umar dan Ramadhani Kirana Putra.

Ketua GOW Kota Solok, Dona Ramadhani menyampaikan, kegiatan ini berjalan selama dua hari, Rabu-Kamis, 16-17 November 2022.

Ini bertujuan mendukung program pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan, serta sebagai bentuk komitmen GOW kota Solok untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,  dengan cara ikut serta memberikan edukasi kepada para siswa dan orang tua, serta memberikan bantuan kepada para pelajar tersebut, sebut Dona Ramadhani Kirana Putra.

Selain itu di bidang kesehatan, GOW juga peduli isu nasional terkait kasus stunting. "Sebagai bentuk kepedulian, kami memberikan sosialisasi tentang penanganannya kepada ibu hamil dan ibu menyusui," tutur ketua GOW kota Solok.

Wakil Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, mengatakan, Indonesia hingga saat ini tercatat di rangking 5 besar negara penderita stunting se-Asia Tenggara.

Terjadinya stunting menandai nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik, dan masalah ekonomi dan kurangnya ketersediaan pangan, menjadi faktor utama terjadinya kasus tersebut.

Menurut Ramadhani, kurangnya nutrisi anak bukan saja akan menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga akan menyebabkan melemahnya daya tahan tubuh, dan akan menghambat perkembangan daya pikir anak.

"ASI menyediakan nutrisi yang ideal untuk bayi, yang mengandung vitamin, protein, lemak, serta antibiotik untuk melawan virus atau bakteri yang mengancam balita " tuturnya.

Selain itu, sosialisasi pencegahan stunting ini penting dilaksanakan, untuk menambah wawasan mengenai pentingnya mengkonsumsi makanan yang bergizi baik dan seimbang, kata Ramadhani Kirana Putra.

Salah satu pencegahan stunting yang dapat diusahakan oleh ibu adalah melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif.

Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan berperan penting dalam tumbuh kembang bayi. 

ASI menyediakan nutrisi yang ideal untuk bayi, baik vitamin, protein, maupun lemak. Di dalamnya juga terkandung antibodi yang dapat membantu tubuh si kecil dalam melawan virus dan bakteri. Bayi yang diberi ASI eksklusif disinyalir mengalami lebih sedikit infeksi dibandingkan bayi yang tidak diberi ASI. (dd)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update