Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tabligh Akbar Buya Yahya, Ajak Jemaah untuk Menata Hati

Rabu, 16 November 2022 | 07:00 WIB Last Updated 2022-11-16T01:36:28Z

Buya Yahya, didampingi Gubernur Mahyeldi, saat tabligh akbar.

Padang, Rakyatterkini.com - Ribuan warga padati Masjid Raya Sumbar mendengarkan ceramah agama dalam tabligh akbar Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah di Cirebon, Yahya Zainul Ma'arif atau yang lebih akrab disapa Buya Yahya, Selasa (15/11/2022) malam.

Tabligh akbar ini merupakan safari dakwah yang dilakukan Buya Yahya Albahjah di tiga titik daerah di Sumatera Barat, yakni di Masjid Raya Sumbar, Masjid Al Hidayah Sijunjung, dan Masjid Istiqlal Muaro Sijunjung. 

Kedekatan dan jalinan silaturahmi antara gubernur dan Buya Yahya juga sangat terlihat. Bahkan sepanjang acara tabligh akbar, dan saat berceramah, Buya Yahya mengajak gubernur turut mendampinginya

Buya Yahya dalam tausiahnya menyampaikan, satu diantara ilmu yang paling penting untuk kehidupan manusia yaitu, ilmu mengenai menata hati diri sendiri.

"Maka saat ini ilmu yang penting kita hadirkan yaitu ilmu menata hati. Karena kita sering dihadapkan dengan permasalahan hati yang menimbulkan permusuhan atau dengki," kata Buya Yahya.

"Nabi rindu pada hamba-hambanya yang penuh cinta, maka hidup dengan penuh cinta dapat membangun dunia ini untuk melestarikan semesta dengan sebaik-baiknya bukan dengan kebencian, dendam, dan hasut," lanjut Buya.

Kemudian ia melanjutkan, jika ingin membangun dan menata hati perlu ada dasarnya, yaitu dasar iman kepada Allah serta menyadari bahwa kita adalah umat Nabi Muhammad SAW. 

"Untuk menghadirkan rasa kasih sayang di hati manusia, yaitu dengan merenungkan bahwasanya di padang mahsyar nanti manusia yang hidup dengan cinta, tanpa benci dan dendam itu berkumpul di suatu tempat mendapatkan perlindungan oleh Allah SWT. Oleh sebab itu kita perlu fokus mendoakan seseorang (yang telah mendzolimi kita) dengan doa kebaikan," tutur buya. 

Ia berharap dan mendoakan para jemaah yang hadir semoga tetap menjadi orang yang rendah hati dan penuh cinta. (mmc)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update