Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemkab Solsel Gelar Seminar Deteksi Dini Penyakit Jantung

Sabtu, 05 November 2022 | 19:06 WIB Last Updated 2022-11-05T12:06:03Z

Bupati Solok Selatan, Khairunas.

Padang Aro, Rakyatterkini.com - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 2022, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar seminar sehari dengan tema "Deteksi Dini dan Tata Laksana Penyakit Jantung dengan Teknologi Terkini.

Kegiatan ini adalah upaya pemerintah kabupaten melalui Dinas Kesehatan untuk memberikan informasi dan edukasi terkait penyakit jantung dan deteksi dini penyakit tersebut.

Seminar ini menghadirkan narasumber spesialis jantung, Dr. dr. Dicky Hanafy, Sp.JK (K) dan spesialis bedah thorax kardio vascular,  dr. Dicky Aligheri Wartono, Sp.BTKV (K) dari Heartology Cardiovaskuler Center Jakarta.

Seminar kesehatan ini adalah salah satu acara dari rangkaian peringatan HKN ke-58 di Solsel. Dimana semenjak 1 November lalu sampai 14 November mendatang, Dinas Kesehatan, RSUD dan RS Pratama, tenaga kesehatan, organisasi profesi (IDI, IBI, IAI, IAKMI) serta spesialis turun ke nagari-nagari memberikan layanan kesehatan.

Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan penyakit jantung masih berada peringkat pertama penyebab kematian, penyumbang 16 % dari data WHO, sementara menjadi penyumbang kedua setelah diabetes di Indonesia.

Untuk itu, sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan penanganan yang tepat oleh spesialis jantung yang profesional, kata Khairunas di Aula Sarantau Sasurambi, Sabtu (5/11/2022).

Sementara di Solok Selatan sendiri juga sudah disediakan pelayanan penyakit jantung, satu dokter referal dari RS M Natsir, namun saat ini pemerintah kabupaten juga sedang mengupayakan ketersediaan dokter spesialis dengan menyekolahkan ASN.

Seminar diikuti langsung oleh Bupati H Khairunas, Wabup H Yulian Efi, Sekdakab, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari, Direktur RS, Pimpinan UPT Puskesmas dan jajaran serta perwakilan perusahaan. Diharapkan melalui seminar hendaknya diperoleh manfaat dan ikut mensosialisasikan dalam masyarakat.

Bagaimana deteksi dini penyakit jantung? Dr. dr. Dicky Hanafy, Sp.JK (K) menjelaskan deteksi dini tindak harus merasa sakit dahulu. 

Beberapa informasi terkait tanda-tanda penyakit jantung dan beberapa penyakit penyebab gagal jantung harus diketahui lebih cepat. 

"Cepat lelah, sesak nafas, nyeri dada, tertekan di daerah dada, sasa berat di dada, munculnya keringat dingin, rasa terbakar, pusing, rasa mual atau nyeri ulu hati adalah beberapa ciri ada masalah pada jantung," jelasnya.

Selain itu, penyakit penyebab gagal jantung seperti hipertensi, diabetes, dislipidemia, faktor pengobatan rutin dan lainnya juga harus mendapat perhatian sejak dini ketika terdiagnosis penyakit tersebut. (alwis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update