Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Solok Perintahkan Dana Rp108 Miliar untuk Kebutuhan Rakyat

Rabu, 09 November 2022 | 20:26 WIB Last Updated 2022-11-09T13:29:33Z

Bupati Solok, Epyardi Asda, pimpin rakorbang.

Solok, Rakyatterkini.com - Bupati Solok, Epyardi Asda, menghadiri rapat koordinasi pembangunan (rakorbang) 2023 di gedung Solok Nan Indah, Rabu 9 November 2022.

Rakorbang dihadiri pimpinan DPRD, sekda, asisten, staf ahli, kepala OPD, camar dan para wali nagari.

Bupati mengatakan tahun ini ada APBD senilai Rp108 Miliar, akan diserahkan kepada TAPD, sebab eksekutif telah ketok palu dengan DPRD.

"Semua 8 fraksi sepakat, anggaran telah ketok palu semua sudah bagus, dan itu yang diharapkan," ujar bupati.

Bupati menyebutkan semua telah sepakat, dan untuk anggaran 2023, akan lebih banyak prioritas untuk jalan kabupaten yang merupakan penopang perekonomian.

Kabupaten Solok merupakan daerah pertanian, tentu hal yang wajar diarahkan kepada sektor pertanian, termasuk juga UKM.

Ada beberapa ruas jalan yang akan jadi prioritas, karena itu merupakan wajah atau cerminan kabupaten Solok. Seperti dari batas kota Solok sampai Simpang Tanjuang Nan IV. Ituu wajib di hotmix pada 2023.

Bupati minta wali nagari dan tokoh masyarakat mengusulkan jalan kabupaten mulai dari jalan Lingkar Tanjuang Bingkuang ke Koto Sani. "Akses dan itu wajib di hotmix, walaupun jika di lihat jalan itu tidak harus dirapikan semuanya, artinya spot-spot yang rusak saja," tegas bupati.

Bupati perintahkan Asisten II Syaiful, Dinas PUPR dan tim pendukung lainnya, untuk berbicara dengan kementerian PU dan Bappenas agar dana Rp21 miliar itu bisa diarahkan ke Tigo Lurah. 

Selain itu yang menjadi prioritas sektor pertanian, berupa alsintan. Pemkab menganggarkan Rp2 Miliar, dan akan dibagikan kepada kelompok tani yang sebelumnya sudah didata. 

Di samping itu, pembangunan tower di daerah blank spot seperti Bukit Bais, Pasilihan, Garabak Data, Sungai Abu. Pemkab menganggarkan Rp1 miliar untuk 10 titik blank spot.

Dalam rakorbang tersebut, para wali nagari mengusulkan jalan-jalan kabupaten yang menjadi prioritas untuk diperbaiki, yakni, jalan Lingkar Tanjung Bingkung-Koto Sani.

Jalan Muaro Paneh-Cupak, Jalan Bukit Kandung-Tanah Datar, Jalan Tarung-tarung-Bukit Bais, Jalan Sungai Lasi-Pianggu, Jalan Taratak Galundi-Alahan Panjang.

Jalan Bukik Sileh-Kubang Nan Duo (Koto Laweh), Jalan Rangkiang Luluih-Samiso, Jalan Titian Panjang-Koto Baru, Jalan Koto Gadang-Koto Gaek.

Jalan Sariak Alahan Tigo-Talang Babungo, Jalan Limau Lunggo-Batu Banyak, Jalan Bukit Bais-Sungai Durian, Jalan Indudur-Sungai Lasi, Jalan Panyakalan-Gaung.

Pengerasan jalan Surian-Lubuak Rasam, Jalan dan jembatan Sawah Kandang, Jalan Guguak Jariang-Panyakalan. (dd)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update