Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sosialisasikan WTBOS, Dinas Pariwisata Sumbar Ingatkan Pemangku dan Pelaku Wisata Sawahlunto

Jumat, 14 Oktober 2022 | 13:53 WIB Last Updated 2022-10-14T06:53:28Z

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Sumbar,  Doni Hendra.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Dinas Pariwisata Sumatera Barat mensosialisasikan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) bagi penggiat pariwisata, penggiat budaya, usaha tour travel, pemandu wisata dan komunitas fotografi, pemangku kepentingan terkait dan perwakilan Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto.


Kepala Dinas Pariwisata Sumbar melalui Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Doni Hendra di Sawahlunto, membuka secara resmi Sosialisasi Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahluto (WTBOS) Jumat (14/10/22) di Hotel Khas Ombilin Heritage, mengatakan Kota Sawahlunto merupakan salah satu dari tujuh kabupaten/kota yang termasuk dalam kawasan WTBOS.


Ia menyebutkan yang termasuk ke dalam tujuh kabupaten/kota itu diantaranya, yakni Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, dan Kota Padang.


“WTBOS sudah menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO sejak tahun 2019 sebagai destinasi wisata yang mengintegrasikan potensi pariwisata dengan potensi ekonomi dan potensi sosial budaya. Maka, diperlukan komitmen bersama semua unsur pentahelix, dimulai dari pemerintah, pelaku pariwisata, masyarakat, akademisi dan media,” ujarnya.


Tahun 2022 ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI juga sedang menyusun pola perjalanan (travel pattern) destinasi wisata WTBOS yang akan menjadi panduan dalam penyusunan paket-paket wisata yang akan dijual pada wisatawan.


Selain itu, kawasan WTBOS juga sebagai kawasan heritage menjadi salah satu wisata edukasi yang dapat dijual pada wisatawan, sehingga nantinya kota/kabupaten yang ada juga masuk dalam kawasan ini mendapat manfaatnya.


Khususnya untuk Kota Sawahlunto dengan segala potensi yang dimiliki akan menjadi kawasan wisata kelas dunia yang aman, bersih, nyaman dan berbudaya sehingga tidak hanya dikunjungi wisatawan lokal tapi juga wisatawan manca negara.


Kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Dinas Pariwisata Sumatera Barat juga bertujuan agar masyarakat, khususnya Kota Sawahlunto dapat lebih memahami lagi dan bisa menciptakan berbagai inovasi baru.


"Inovasi tersebut bertujuan untuk pengembangan kepariwisataan yang khususnya di Kawasan WTBOS sehingga pengembangan pariwisata berkelanjutan terus berjalan" pungkas Doni. (Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update