Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sang Pelopor Hak Cipta Penulis di Amerika Serikat, Noah Webster

Rabu, 12 Oktober 2022 | 10:59 WIB Last Updated 2022-10-12T04:00:25Z

Noah Webster | yahoo.com

Oleh: Ketrin Amalia  


RAKYATTERKINI.COM  -  Noah Webster, seorang leksikograf, penulis, pendidik, wartawan asal Amerika, lahir di West Harford, 16 Oktober 1758 dan meninggal di New Haven, 28 Mei 1843 pada umur 84 tahun. 


Webster adalah lulusan Sekolah Yale dan menyambung kuliah di hukum. Noah Webster diberi gelar American Hall of Fame karena pengaruh dan jasanya di Amerika.


Webster memiliki keahlian dalam mendefinisikan kata-kata, sehingga dia menciptakan kamus Amerika pertama yang menjadi pencapaian terbesar dalam hidupnya. 


Karyanya berjudul “Webster’s Dictionary” merupakan kamus bahasa Inggris terbaik pada masanya. Dia menerbitkan versi singkat, ringkas tapi komprehensif, pada tahun 1806. Versi final selesai pada tahun 1825 dan diterbitkan pada tahun 1828. Isinya 70.000 kata.


Noah Webster juga menciptakan buku ejaan Amerika yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1783, Webster berencana untuk menyebutnya “Speller” the American Instructor, tetapi presiden Yale, Ezra Stiles, menyarankan judul yaitu “A Grammatical Institute of the English Language” yang akhirnya dipakai menjadi judul karyanya Noah Webster.  


Bukunya digunakan di seluruh Amerika karena membantu untuk membakukan pengucapan di Amerika. Akibatnya, negara Amerika Serikat menjadi paling homogen dalam hal ejaan dan pengucapan.


Noah Webster adalah seseorang yang memiliki jiwa nasionalisme yang sangat tinggi. Jiwa nasionalisnya inilah yang membawanya menjadi orang yang gigih dan bisa menciptakan karya-karyanya tersebut.


Namun meskipun karya-karyanya banyak terjual, Noah Webster tidak banyak mendapatkan uang, serta karyanya dengan mudah diperbanyak, sehingga dia merasa perlu adanya hak cipta untuk penulis. Noah Webster menginginkan perlindungan atas buku-bukunya.


Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, Webster harus pergi ke setiap negara bagian dan meminta setiap badan legislatif negara bagian untuk memberinya hak cipta. 


Akhirnya pada tahun 1790, kongres mengesahkan undang-undang hak cipta federal pertama, yang memberikan perlindungan selama 14 tahun.


Noah Webster adalah seorang sastrawan terkemuka, dan orang-orang mendengarkannya. Ia terus memperjuangkan undang-undang hak cipta yang lebih baik selama sisa hidupnya. 


Dia menerima tiga penghargaan di Washington, dan dia diizinkan untuk berbicara langsung dengan Kongres tentang hak cipta, dia diundang untuk makan malam di Gedung Putih bersama Presiden Andrew Jackson, dan dia menyaksikan RUU baru itu disahkan menjadi undang-undang. 


Undang-undang baru memberikan perlindungan kepada pencipta atau ahli warisnya selama 28 tahun, dengan hak pembaruan selama 14 tahun lagi.


Perjalanan hidup dan jasa-jasa dari Noah Webster harus diketahui oleh para penulis, beserta dengan perjuangan dan kecerdasannya di dunia sastra. 


Ini menjadi motivasi dan pemicu bagi kita untuk terus berkarya dan memiliki semangat dalam memperjuangkan hal-hal yang kita cintai. (penulis mahasiswi Sastra Inggris, Universitas Andalas)


Referensi:

https://noahwebsterhouse.org/noah-websters-story/



IKLAN



×
Berita Terbaru Update