Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Puskesmas Sungai Limau Kekurangan Tenaga Dokter, Pemkab Harus Carikan Solusi Bijak

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 02:03 WIB Last Updated 2022-09-30T19:03:10Z

Puskesmas Sungai Limau kekurangan tenaga dokter.
 

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Dinas kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, menyebutkan Puskesmas di Kecamatan Sungai Limau kekurangan tenaga dokter.


Kepala kepegawaian Dinas Kesehatan Hadi Ansharu Martha mengemukakan, kalau puskesmas tersebut memiliki satu orang dokter. Sebelumnya, ada dua orang tenaga dokter Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu dari dua dokter di puskesmas tersebut berpindah tugas ke daerah lain, sehingga tinggal satu orang dokter ASN.


"Minimnya tenaga dokter di puskesmas itu, diketahui salah satu dokter ASN di berpindah tugas ke daerah lain, sehingga pihak Puskesmas ini bersurat kepada kami, bahwa puskesmas tersebut membutuhkan tenaga dokter," sebut Hadi Anshary Martha kemaren.


Untuk menyiasati kekurangan dokter ini, pihaknya telah memerintahkan tenaga dokter yang bertugas di kecamatan terdekat, guna mengisi kekurangan tenaga dokter di puskesmas Sungai Limau itu.


"SK pemindahan dokter ini terhitung 1 September, karena adanya proses kesiapan berpindah tugas dokter itu, membutuhkan waktu untuk kesiapan dirinya ditempatkan di puskesmas tersebut," tuturnya lagi.


Diakui, setelah surat penempatan dokter pada September ini, kemudian dirinya menerima surat dari pihak dokter yang dipindahkan itu, bahwa dokter tersebut keberatan untuk ditempatkan ke puskesmas tersebut.


"Dokter yang dipindahkan itu sudah cukup lama mengabdi di Puskesmas Koto Bangko. Artinya, dokter itu keberatan untuk dipindahkan," ujarnya.


Berdasarkan surat dari dokter itu, sebut dia, pihaknya berupaya untuk melakukan solusi yang terbaik secara persuasif, guna berjalannya pelayanan di puskesamas tersebut.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Sungai Limau Yusneli Erzha mengatakatan, kondisi ini telah dirasakan masyarakat pencari pelayanan Kesehatan, pada Maret lalu.


Hingga kini, sebut Yusnely, dokter yang ditunjuk oleh dinas terkait belum menampakan diri di puskesmas. Akibat minimnya tenaga dokter, pelayanan yang memadai untuk masyarakat Sungai Limau belum terwujud.


"Menjadi yang terbaik dalam peningkatan mutu pelayanan adalah impian setiap puskesmas. Sebagai fasilitas publik yang mengurus banyak orang dengan ragam keluhan dan permasalahannya, diperlukan tenaga dokter agar terwujudnya pelayanan masyarakat yang memadai," ucapnya.


Di pihak lain, salah satu warga Sungai Limau, Rio Febrian mengatakan, sampai saat ini tenaga dokter di puskemas tersebut satu orang, sedangkan puskemas mempunyai rawat inap dan mempunyai ruang IGD.


"Jumlah tenaga medis khusus dokter jauh dari ideal, dan tidak sesuai dengan jumlah pasien yang berobat di puskesmas," paparnya.


Menurutnya, pukesmas dengan akreditasi bagus itu mempunyai tenaga dokter minmal 2-4 orang.


"Pemerintah daerah harus cepat tanggap guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor kesehatan ini," sebut dia.


Ketika ditanya soal keberatan dokter yang dipindahkan oleh dinas terkait ke pusekesmas itu, menurutnya, penolakan dari dokter adalah hak seorang dokter yang ditempatkan itu, sah sah saja.


"Kalau dokter merasa keberatan untuk ditempatkan di puskesmas lain, itu adalah hak mereka. Kini, tinggal dari pihak pemerintah, mampu ngak pemerintah mengambil kebijakan yang baik untuk daerah dan masyarakat," tutupnya. (Suger)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update