Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemerintah Ajak Peran Serta Swasta dan Masyarakat Turunkan Stunting

Senin, 24 Oktober 2022 | 16:39 WIB Last Updated 2022-10-24T09:39:29Z

Sosialisasi Germas di Solok Selatan.

Padang Aro, Rakyatterkini.com - Dalam rangka mempercepat dan mensinergikan tindakan dan upaya promotif dan preventif hidup sehat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat meluncurkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam penurunan Stunting.

Gerakan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban biaya pelayanan kesehatan akibat penyakit.

Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan GERMAS adalah sebuah gerakan untuk menumbuhkan budaya bersih dan sehat kepada masyarakat. 

"Ini pemberdayaan hidup bersih dan sehat dari perusahaan sangat penting antara lain membiasakan hidup bersih dan sehat di lingkungan bekerja. Dengan begitu karyawan bisa menerapkan di tempat tinggal masing-masing,” kata Khairunas di Gelora Energy, Pekonina, Minggu (23/10/2022).

Dikatakan, budaya hidup bersih dan sehat juga harus ditunjang dengan ketersediaan infrastruktur yang mendukung seperti tersedianya air bersih, jamban, dan sanitasi yang baik. Untuk itu diharapkan kepada perusahaan dan seluruh golongan masyarakat untuk menyediakan dan mengoptimalkan fasilitas tersebut.

Bupati mengatakan dengan kegiatan yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten ini diharapkan gerakan ini tidak hanya sebagai himbauan saja, namun ada tindak lanjut dalam bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perusahaan yang ada di Kabupaten Solok Selatan.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan menjaga hidup bersih dan sehat ini tidak hanya ditunjang dengan lingkungan yang sehat saja. Namun menjaga kesehatan juga perlu dilakukan dengan menjaga kesehatan dari penyakit menular dan penyakit lainnya.

Saat ini, di tengah tingginya tingkat kematian akibat penyakit beresiko, masalah gizi rendah ditemukan adanya ibu hamil kurang gizi, balita kurang gizi berefek pada pertumbuhan yang berkurang dikenal dengan stunting. 

Pemerintah provinsi mengajak seluruh kabupaten/kota hingga ke kecamatan dan nagari untuk bergerak bersama dengan meningkatkan perannya untuk memberikan wawasan kepada masyarakat sehingga kesadaran untuk hidup bersih dan sehat tercapai. (alwis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update