Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Ketua Bawaslu Pessel, Erman Wadison Lantik 45 Anggota Panwaslu Kecamatan

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 06:23 WIB Last Updated 2022-10-28T23:23:40Z

Ketua Bawaslu Pessel
Prosesi pelantikan anggota Panwaslu kecamatan.

Painan, Rakyatterkini.com - Ketua Badan pengawas pemilu Kabupaten Pesisir Selatan, Erman Wadison, melantik 45 anggota pengawas pemilu kecamatan se-Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (28/10/2022) di Saga Murni Hotel.

Sebagaimana diketahui Pesisir Selatan, memiliki 15 kecamatan, masing masing kecamatan terdapat 3 orang anggota Panwaslu kecamatan.

Hadir pada acara pelantikan Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, Kapolres, Dandin, Wakil Ketua DPRD da. Kaban Kesbangpol.

Ketua Bawaslu Erman Wadison, mengingatkan Panwaslu kecamatan yang baru saja dilantik segera melakukan konsolidasi organisasi, baik secara internal maupun dengan stake holders di kecamatan.

"Setelah kembali ke kecamatan, segera lakukan pertemuan dengan camat, kapolsek dan koramil," kata Erman Wadison.

Menurut Erman Wadison, sebagai pengawas pemilu harus memiliki empat sikap utama yaitu soliditas, integritas, mentalitas dan profesional.

Dijelaskan, sebagai pengawas pemilu harus menjaga soliditas sesama anggota serta dengan stake holders, berikutnya dalam melaksanakan tugas harus menjunjung tinggi integritas dan mentalitas baik. Selanjutnya, tidak kalah pentingnya profesional dalam mengawasi pemilu.

Secara umum terdapat dua tugas utama dalam pengawasan pemilu, yaitu melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran. Pencegahan dapat dilakukan dengan berkoordinasi dan menggiatkan pengawasan partisipatif.

Sementara itu Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, mengemukakan, keberadaan pengawas pemilu sangat penting dalam menjamin tersalurnya hak hak demokrasi masyarakat terutama dalam menggunakan hak memilih dan dipilih.

Dikatakan, jika pengawas pemilu salah melaksanakan tugas atau menyalahgunakan wewenang maka maka terjadi distorsi dalam pelaksanaan hak hak demokrasi yang dapat merusak kualitas demokrasi.

Bupati mengingatkan panwaslu kecamatan dalam melaksanakan tugas lebih mengedepankan upaya pencegahan ketimbang penindakan.

"Untuk itu dari awal masa tugasnya panwaslu kecamatan perlu melakukan pemetaan kerawanan konflik di wilayah masing masing," ingat bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati berharap Panwaslu kecamatan mengindari sikap arogansi dalam melaksanakan tugasnya.

"Panwaslu tidak boleh sombong apalagi arogan dalam melaksanakan tugas, tapi harus lebih humanis," tambahnya. (rel/baron)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update