Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sambut Iven Rang Solok Baralek Gadang, Bundo Kanduang 'Basikameh'

Minggu, 18 September 2022 | 12:33 WIB Last Updated 2022-09-18T05:33:26Z

Basikameh Bundo Kanduang, sambut iven Rang Solok Baralek Gadang.


Solok, Rakyatterkini.com - Kemajuan zaman dan arus globalisasi membuat tugas dan beban bundo kanduang di tengah masyarakat Minang semakin berat.


Bundo Kanduang dituntut untuk memperkuat peran dalam membentengi anak sekaligus memelihara adat dan budaya Minangkabau. 


Inilah yang melatarbelakangi tradisi 'basikameh' atau yang dikenal dengan kegiatan bersih-bersih kampung, diprakarsai Bundo Kanduang Kota Solok, di bawah pimpinan Bundo Sitta Novemra.


"Ini program baru Bundo Kanduang Kota Solok," ungkap Ketua Bundo Kanduang Kota Solok, Sitta Novembra, di sela-sela 'basikameh' di Tiga Kelurahan, Kecamatan Lubuk Sikarah, Minggu 18 September 2022.


Basikameh diawali dari Kelurahan Sinapa Piliang, dihadiri Ketua LKAAM Kota Solok, Rusli Khatib Bandaro, bersama Ketua  Bundo Kanduang


Selanjutnya melanjutkan kegiatan di Kelurahan VI Suku. Di sana Bundo Kanduang bersama masyarakat dan lurah setempat juga sedang melakukan tradisi 'basikameh'. Beberapa sudut di sepanjang jalan dalam kampung di Kelurahan VI Suku sudah terlihat bersih dan tertata rapi.


Di Kelurahan IX Korong, Bundo Kanduang bersama masyarakat, lurah, serta Babinsa Kodim 03/09 terlihat antusias melaksanakan 'basikameh'.


Bundo Sitta Novembra menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bundo-bundo Kanduang, lurah beserta jajaran serta seluruh masyarakat kelurahan Sinapa Piliang, Kelurahan VI Suku,  dan Kelurahan IX Korong atas partisipasi dan semangatnya  yang telah menggerakkan tradisi basikameh.


Ketua LKAAM Kota Solok, Rusli Khatib Sulaiman, mendukung  sepenuhnya tradisi 'basikameh' ini, karena merupakan budaya gotong royong yang dimaknai, 'berat sama dipikul ringan sama dijinjing'. Artinya, pekerjaan yang berat akan terasa ringan apabila dikerjakan bersama-sama. (dd)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update