Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pelayanan PDAM Padang Buruk, Air Setiap Malam Mati

Selasa, 13 September 2022 | 13:55 WIB Last Updated 2022-09-13T06:55:59Z

Inilah alat buang angin yang dipasang PDAM di Komplek Palm Raya Sandanur, yang diduga kuat penyebab air sering mati di komplek itu. 


Padang, Rakyatterkini.com - Pelayanan PDAM Kota Padang pada pelanggannya sangat buruk sekali. Air setiap malam mati di Komplek Palm Raya Sandanur, By Pass, Durian Taruang, Kuranji, Padang.


Air baru mengalir ke rumah warga, pada siangnya. Itu pun air yang keluar dari kran dalam rumah sangat kecil dan kualitas air tidak bagus.


Kejadian seperti ini sudah terjadi sejak satu bulan belakangan. Bermacam-macam alasan pihak PDAM setiap ditanyakan warga komplek.


Ketika petugas PDAM datang, ada yang mengatakan, pipa ke rumah warga mungkin tersumbat oleh lumut, dan pelanggan diminta untuk menganti pipanya.


"Ada-ada saja alasannya, "ujar ketua Komplek Palm Raya Sandanur, Prof. Mirzah, Selasa 13 September 2022.


Begitu juga, lewat watshapp, mereka mengatakan berjanji akan mencek dan menindaklanjuti keluhan warga komplek itu, tapi air tetap saja tidak mengalir.


Dikatakan, air PDAM mati-mati hidup di Komplek Palm Raya Sandanur, sejak petugas PDAM memasang alat pembuang angin (pentil) di komplek itu.


"Katanya alat itu pembuang angin, tapi kita curiga, alat itu bukan saja pembuang angin, tapi berfungsi juga untuk pengaturan air ke komplek kami, "ujar Mirzah.


Alat pembuang angin, seperti pentil itu, dipasang di dua tempat. Pertama di gang pertama komplek dan kemudian, di jalan gerbang masuk ke komplek.


Sejak alat itu dipasang, air setiap malam mati di Komplek Palm Raya Sandanur.


"Jika keluhan kami ini tidak ditindaklanjuti, dan air tetap saja mati tiap malam, akan kami hancurkan kedua alat itu, "ujar warga lainnya. (gp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update