Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Optimis 1 Desember 'Mak Itam' Bisa Berjalan Kembali, Jalur Rel dan Lokomotif E1060 Mulai Uji Coba

Kamis, 29 September 2022 | 00:18 WIB Last Updated 2022-09-28T17:20:30Z

Wawako Zohirin Sayuti.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - PT Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divre II Sumbar dan Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumbar, melakukan uji coba menjalankan lokomotif uap E1060 'Mak Itam' di Kota Sawahlunto.


Vice President PT KAI Divre II Sumbar M. Arie Fathurrochman, pada Rabu 28 September 2022, menyampaikan uji coba tersebut dilaksanakan untuk memantau kelayakan jalur rel dan memeriksa kondisi mesin lokomotif 'Mak Itam'.


"Untuk jalur rel itu kesiapannya sudah mencapai lebih dari enam puluh persen, dalam uji coba tadi kita melihat batas ruang bebasnya, ternyata masih ada sejumlah item yang perlu kita benahi. Untuk lokomotif E1060 juga sudah bisa berjalan, namun masih ada beberapa hal di teknis mesinnya yang perlu diperbaiki, agar kuat dan layak untuk berjalan sampai ke stasiun Muaro Kalaban," kata Arie.


Arie menyebutkan, seluruh hasil uji coba tersebut telah dicatat oleh tim penguji internal pihaknya untuk menjadi evaluasi dalam tahapan pembenahan sarana prasarana, sekaligus pengoperasian kembali lokomotif uap E1060 'Mak Itam'.


"Targetnya jalur sudah layak ditempuh dan kereta sudah bisa dijalankan itu pada 1 Desember nanti, yaitu pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sawahlunto," ujarnya lagi.


Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti yang mengikuti uji coba menjalankan 'Mak Itam' tersebut bersama Sekretaris Daerah Kota, Dr.dr. Ambun Kadri, MKM., mengemukakan, masyarakat Kota Sawahlunto maupun pencinta kereta api dari seluruh Indonesia, bahkan mancanegara sangat menanti-nantikan 'Mak Itam' ini bisa berjalan kembali.


"Jadi, memang 'Mak Itam' ini daya tariknya sangat tinggi, karena kekayaan sejarahnya, sehingga tidak heran 'Mak Itam' menjadi salah satu ikon dari heritage (warisan kota tua) Sawahlunto. Kalau orang bicara kereta di Sawahlunto pasti yang diingat itu 'Mak Itam'nya," kata Wawako Zohirin Sayuti.


Dia menambahkan Pemko Sawahlunto pun mendukung penuh Mak Itam, agar bisa dijalankan kembali. Namun, memang untuk teknisnya ada dalam kewenangan PTKAI. 


"Pemko Sawahlunto telah bahu membahu bersama PTKAI dan Kementerian Perhubungan dalam upaya menjalankan kembali 'Mak Itam' dan membenahi jalur serta sarana prasarana. Ini wujud komitmen mendukung 'Mak Itam' yang kami yakin akan meningkatkan daya tarik bagi pariwisata Sawahlunto," ucapnya.


Untuk informasi, ada empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini terlibat membantu perbaikan sarana dan prasarana perkeretaapian jalur Sawahlunto-Muaro Kalaban agar beroperasi.


Empat BUMN itu adalah PTKAI, Semen Indonesia Group (SIG), PT. Pupuk Indonesia dan PT. Biofarma.


Hal itu sesuai arahan Menteri BUMN Erick Tohir untuk menghidupkan kembali kereta api E 1060 ‘Mak Itam’ dalam upaya mendukung pariwisata heritage atau warisan kota tua Sawahlunto.(Hms/Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update