Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wawako Solok Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dengan Kementerian Dalam Negeri

Selasa, 30 Agustus 2022 | 19:58 WIB Last Updated 2022-08-31T01:15:58Z

Wawako Solok ikuti Rakor secara virtual dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
 

Kota Solok, Rakyatterkini.com - Wakil Walikota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pusat dan daerah terkait Sinkronisasi Program Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual didampingi Dandim 0309 Solok, Letkol. Arm Hendrik Setiawan di E-Gove Monitoring  Lantai 2 Balaikota, Selasa 30 Agustus 2022. 


Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan, dengan adanya pandemi Civid-19, semua negara, semua kepala daerah di seluruh Indonesia, sama-sama menghadapi krisis kesehatan yang sama besar untuk pertama kalinya terbesar dalam sejarah yang berlangsung selama dua tahun lebih. Dan, saat ini juga belum selesai.


“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita termasuk negara yang bisa mengendalikan Covid-19 dan survive secara ekonomi. Karena, semua kepala negara, kepala daerah berada pada persoalan yang sama, yaitu targetnya dalam menghadapi Covid-19 adalah bisa mengendalikan pandemi dengan berbagai indikatornya yang berdampak menurunnya kasus tersebut di bawah standar”, tutur Tito.


Ia juga mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh relatif cukup baik. Namun, ada hal yang perlu diwaspadai yaitu ketidakmampuan negara-negara lain mengatasi pandemi Covid-19 dan ketidakmampuan negara lain menjaga ekonominya, yang bisa berdampak ke Indonesia, karena Indonesia merupakan bagian dari sistem globalisasi ekonomi.


“Ditambah lagi perang Rusia dan Ukraina yang berdampak terhadap perekonomian. Invasi Rusia ke Ukraina menyebabkan ekonomi global mengalami efek dari pertumbuhan yang lebih lambat dan inflasi yang lebih cepat. Dampak tersebut, akan mengalir ketiga saluran utama Antara lain harga komoditas yang lebih tinggi, ekonomi dan perdagangan akan terganggu serta berkurangnya kepercayaan bisnis dan ketidakpastian,” tutup Tito.


Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono dalam paparannya  menyampaikan, berbagai capaian indikator makro ekonomi Indonesia sampai dengan semester I tahun 2022 ini, menunjukkan adanya perbaikan sampai dengan semester II tahun 2022.


“Menjadi catatan agar kita terus berupaya bersama-sama menjaga inflasi. Perlu waspada terhadap kenaikan harga komoditas bergejolak, komoditas yang diatur oleh pemerintah serta komoditas energi dan pangan yang diimpor (imported inflation),” tuturnya. (dd)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update