Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Festival Tabek Ganggam Dimeriahkan dengan Talempong Pacik

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:36 WIB Last Updated 2022-08-21T03:46:11Z

Bupati Eka Putra di sela-sela acara festival tabek ganggam.
 

Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kembali menggelar iven alek nagari dalam rangka mewujudkan program unggulan satu nagari satu event. 


Kali ini, giliran Nagari Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, menggelar Festival Tabek Ganggam (FTG) yang dibuka Bupati, Eka Putra, SE. MM., Sabtu (20/8/2022) yang dimeriahkan dengan arakan bungo siriah sebagai tradisi adat di nagari tersebut.  


Walinagari Cubadak, Asrizallis menyampaikan festival tabek ganggam di pusatkan pada kawasan Wisata Tabek Ganggam, yang akan dimeriahkan dengan arakan siriah dan tradisi adat salingka nagari. Selain itu, juga akan tampil aneka atraksi seni budaya lokal, suguhan aneka kuliner rakyat, sepeda santai dan lainnya. 


"Kegiatan diawali dengan suguhan musik talempong pacik dan pemukulan gentong. Juga arakan bungo siriah akan diikuti sekitar 1.000 - 1.500 orang dari unsur kaum adat, bundo kanduang dan dubalang, masing-masing dengan pakaian adat," tutur walinagari.  


Ia juga mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya akan menampilkan budaya adat kearifan lokal semata, namun lebih dari itu juga bertujuan untuk peningkatan ekonomi masyarakat nagari, dan sebagai media pewarisan nilai adat dan budaya pada generasi penerusnya.  


Sementara itu, Bupati Eka Putra mengapresiasi masyarakat Nagari Cubadak yang telah menghelat event nagari, sebagai wujud kecintaan terhadap tradisi adat budaya. 


Eka Putra mengemukakan, salah satu tujuan digelar kegiatan satu nagari satu event ini, adalah untuk mendorong kreativitas masyarakat ataupun sanggar yang ada di nagari dalam mendirikan event. Sehingga, dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke nagari itu. 


Di samping itu, melestarikan budaya lokal, dengan bersama-sama generasi muda dan pemangku adat secara tidak langsung telah memunculkan kembali rasa kebersamaan, untuk memajukan nagari melalui adat salingka nagari.  


"Saat ini, laporan panitia dari empat perhelatan satu nagari satu event yang telah digelar, telah terjadi perputaran uang kurang lebih Rp2,5 miliar dengan jumlah pengunjung 30 ribu orang," kata bupati. (Farid)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update