Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wujudkan Kesejahteraan Petani, Bupati Eka Putra Turun Langsung Edukasi Masyarakat

Sabtu, 16 Juli 2022 | 19:26 WIB Last Updated 2022-07-16T12:26:44Z

Bupati Eka Putra bersama masyarakat petani di Nagari Tanjung Barulak.
 

Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dari 10 program unggulan (Progul) Pemkab Tanah Datar yang poin keempat adalah bidang pertanian. Yaitu, program bajak gratis, asuransi ternak sapi/kerbau, asuransi padi dan juga meningkatkan kuota pupuk bersubsidi. 


"Harapan dengan adanya program ini, masyarakat petani kita harus bersyukur karena cost operasional sekarang akan jauh lebih rendah. Ini juga jawaban atas laporan masyarakat saat kami mencalonkan diri sebagai pasangan bupati dan wakil bupati bersama Pak Richi Aprian. Saat itu ada yang menyampaikan kalau saat tanam biaya mahal, sementara waktu panen harga relatif murah," tutur Bupati Eka Putra, Jumat (15/7/2022) saat pemasangan eartag secara simbolis untuk program unggulan asuransi ternak sapi/kerbau di Jorong Lingkuang Kawek, Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas. 


Dikatakan bupati, tentu susah untuk mengendalikan harga, namun juga harus mencari solusi. Sebagai solusinya, maka diluncurkan program untuk mengurangi cost operasional. Sehingga, petani akan lebih sejahtera. Dengan adanya program asuransi ternak ini, ujar Bupati Eka Putra, bisa membantu masyarakat, sehingga masyarakat peternak nyaman. 


"Kita tidak menginginkan ada musibah, sehingga masyarakat mengalami kerugian. Jadi, dengan adanya asuransi ini kalau terjadi sesuatu dengan sapi/kerbau seperti hilang atau mati akan diganti. Satu ekor akan diganti dengan satu ekor," jelas Eka Putra lagi. 


Ia juga mengemukakan, saat ini selain asuransi ternak juga ada asuransi padi. Caranya, saat mulai membajak sawah petani sudah harus mendaftarkan untuk diasuransikan. Perlu diketahui bersama untuk asuransi, baik ternak maupun padi petani tidak dikenakan biaya premi. 


"Semuanya gratis, karena polisnya sudah disubsidi oleh pemerintah daerah bekerjasama dengan pemerintah pusat," terang Eka Putra. 


Dijelaskan, asuransi padi pada tahun 2022 ini targetnya seluas 2.000 hektare dan maksimal satu orang boleh mengajukan asuransi maksimal 2 hektare. Dengan begitu, ini bisa dinikmati oleh masyarakat petani, mulai dari program bajak gratis, asuransi ternak hingga asuransi padi. 


"Sehingga petani kita akan lebih sejahtera. Untuk itu, mohon dukungan kepada seluruh masyarakat. Silahkan program yang sudah diluncurkan oleh Pemkab Tanah Datar ini dimanfaatkan," ujarnya lagi. 


Sementara Plt. Kadis Pertanian, Sri Mulyani menyampaikan untuk program asuransi ternak sapi/kerbau (AUTS) pada tahun 2022 ini, Pemkab menargetkan sebanyak 2.000 ekor. Dan, untuk mencapai target tersebut beberapa langkah sudah dilaksanakan, diantaranya melakukan sosialisasi dan turun langsung ke lapangan. 


"Target kami pada akhir Juli ini program asuransi ternak sebanyak 2.000 ekor dan asuransi padi seluas 2.000 hektare pada akhir Juli bisa tercapai. Kami mengharapkan tidak sampai pada Agustus baru selesai," kata Sri Mulyani. 


Katanya, untuk mencapai target yang sudah ditetapkan, pihaknya saat ini sudah mengundang pihak Jasindo untuk memberikan sosialisasi dalam rangka menyamakan persepsi dan juga percepatan kegiatan. 


"Sampai hari ini kami tidak menemukan kendala sama sekali, semuanya berjalan dengan baik. Kami sudah menunjuk admin untuk meng-input data-data. Jadi, saat ini data sudah diturunkan ke kecamatan. Kita tinggal input saja," terang Sri Mulyani. 


Sri Mulyani juga sampaikan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan program baik AUTP ataupun AUTS harus tergabung dulu dalam kelompok tani. Dan khusus untuk program AUTS syarat lainnya ternak sapi/kerbau harus betina, dan maksimal satu orang bisa mendaftarkan ternaknya maksimal 15 ekor. 


Tampak hadir pada kegiatan itu Camat Tanjung Emas beserta jajarannya, Kabag Prokopim, jajaran Dinas Pertanian, Walinagari Tanjung Barulak, Ketua dan Anggota Kelompok. (Farid)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update