Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kadis Sosial Kukuhkan FKPPA, Bupati Eka Langsung Berikan Bantuan

Sabtu, 16 Juli 2022 | 19:43 WIB Last Updated 2022-07-16T12:43:43Z

Bupati Tanah Datar, Eka Putra serahkan bantuan sosial untuk anak panti. 
 

Tanah Datar, Rakyattterkini.com - Kepala Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Tanah Datar, H. Afrizon, S.Ag., kukuhkan Forum Komunikasi Pengurus Panti Asuhan (FKPPA) Periode 2022-2027. Ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Sosial PPPA Tanah Datar Nomor : 460/09/SOSIAL/2022, sekaligus penyerahan bantuan sosial oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE. MM., bagi panti asuhan di 14 kecamatan se-Tanah Datar, Sabtu (16/7/2022) di Indo Jolito Batusangkar. 


Pada kesempatan itu, Bupati Eka Putra mengapresiasi dan mengemukakan, ini yang pertama di Sumatera Barat. Dimana, kepengurusan itu dibentuk Dinsos dan PPPA guna mengakomodir, mempermudah koordinasi, konsultasi, kerjasama dan kemandirian panti-panti asuhan yang ada di kabupaten ini. 


Menurut bupati, jika beberapa waktu lalu ia bersama isteri mengunjungi Panti Asuhan Aisyah untuk memberikan motivasi untuk terus bersemangat tak perlu minder, rajin beribadah, membaca Alquran hingga hafizh Alquran, tekun belajar dan jangan sampai terpengaruh dengan efek buruk gadget atau smart phone, karena akan dapat merusak akidah dan mental. 


Kepada pengurus panti bupati berpesan agar selalu mengedukasi anak-anak panti untuk selalu menjaga diri, terutama sekali yang perempuan untuk menjaga adab dan etika serta menjunjung tinggi martabat kaum perempuan Minangkabau. 


Kekhawatiran Bupati Eka Putra dengan kemajuan teknologi jika tidak dibendung atau difilter, sambungnya, akan berpengaruh bagi generasi penerus tak terkecuali itu juga akan berdampak terhadap penghuni panti. 


“Sekolah saat ini mungkin berbeda dengan sekolah 3 atau 4 tahun yang lalu, handphone tidak diperbolehkan dibawa ke sekolah. Sekarang, diharuskan pakai handphone dari itu bagaimana pengurus panti memberikan pendampingan kepada anak-anak, agar tidak salah dalam pemakaian dan juga pembatasan jam dalam pemakaian handphone,” ujarnya. 


Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial PPPA Tanah Datar Afrizon mengatakan, saat ini di Tanah Datar ada 14 panti asuhan yang tersebar di 14 kecamatan diantaranya 2 terakreditasi A, 9 terakreditasi B dan 3 masih terakreditasi C. 


“Memaksimalkan keberadaan panti bagi penghuninya telah dibuat kesepakatan seluruh panti, diantaranya jika anak panti keluar dari panti minimal memiliki 5 kriteria pertama hafizh Alquran minimal 1 jus, bagi laki-laki juga wajib pandai azan dan imam salat berjamaah, ketiga laki-laki dan perempuan pandai ceramah atau pidato, keempat pandai memasak dan kelima pandai membaca doa,“ ujarnya. 


Terkait pemberian bantuan yang pada saat itu diserahkan langsung oleh Bupati Eka Putra sebesar Rp589.650.000,- dikatakan Afrizon, ini juga satu-satunya di Tanah Datar. dimana Pemkab yang masih mengalokasikan porsi APBD untuk panti asuhan yang dipergunakan untuk kebutuhan panti dan juga kebutuhan sekolah untuk anak-anak panti. (Farid)




IKLAN



×
Berita Terbaru Update