Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pelebaran Jalur Manggopoh-Padanglua akan Dimulai

Rabu, 08 Juni 2022 | 20:38 WIB Last Updated 2022-06-23T13:40:27Z

Rapat pembahasan pelebaran jalan.


Agam, Rakyatterkini.com - Pelebaran jalan lintas provinsi Manggopoh-Padanglua sudah menemui titik terang. Pasalnya, sejumlah masyarakat telah menyepakati pembebasan lahan milik mereka yang dilalui proyek pelebaran jalan.


Informasi tersebut dibenarkan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Agam, Nelfendri. 


Dikatakan, upaya pelebaran jalan provinsi Manggopoh-Padanglua sempat tersendat persoalan ganti lahan atau bidang tanah masyarakat.


“Di tahun ini, pihak provinsi bersedia membayar lahan atau bidang tanah masyarakat yang dilalui proyek pelebaran jalan. Namun sebelum itu, kami kembali mendata berapa bidang yang terdampak dan melakukan penjajakkan ke masyarakat,” ujarnya, Rabu (8/6/2022).


Sebelumnya tim Pemkab Agam yang dipimpin Sekab Agam, Edi Busti, telah melakukan rapat koordinasi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Barat terkait pelebaran jalan provinsi di Kabupaten Agam. 


Dari hasil rapat koordinasi itu diketahui proyek pengerjaan jalan bakal segera dilakukan dengan catatan persoalan ganti bidang lahan masyarakat sudah diselesaikan.


“Selasa malam usai dari Dinas PU Provinsi, tim Pemkab Agam langsung menggelar rapat dan membahas soal ini. Kesimpulan rapat itu didapat sejumlah prioritas pembebasan bidang lahan masyarakat yang dilalui jalur pelebaran jalan,” terangnya.


Pihaknya merinci, prioritas I penggantian bidang lahan masyarakat berjumlah sebanyak 12 bidang. Ke-12 bidang itu adalah lahan masyarakat dari Simpang Gudang ke arah Simpang Makam Pahlawan.


Pemkab Agam juga telah menggelar pertemuan dengan masyarakat dan membicarakan besaran nilai penggantian lahan masyarakat. Namun, Pemkab Agam masih menunggu hasil rembuk masyarakat.


Informasi sementara yang dihimpun, jika rembuk itu menghasilkan kesepakatan maka proyek pelebaran jalan akan disegerakan. Kemudian penggantian lahan masyarakat akan berlanjut hingga kantor Wali Nagari Manggopoh. Jumlah bidang yang dilalui jalur pelebaran jalan sekitar 32 bidang. (gp/vn)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update