Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Atasi PMK, Petugas Kesehatan Hewan Lakukan Pengobatan

Selasa, 21 Juni 2022 | 11:14 WIB Last Updated 2022-07-06T04:18:17Z

Petugas lakukan pengobatan ternak.


Solok Selatan, Rakyatterkini.com - Menindaklanjuti laporan peternak di Jorong Koto Rambah Nagari Lubuk Gadang Utara, Dinas Pertanian turun ke lapangan untuk menangani suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Selasa (21/6/2022).


Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Irwan Supriadi mengatakan, dari gejala yang ditemukan petugas, sebanyak empat ekor kerbau terindikasi menderita penyakit mulut dan kuku di Jorong Koto Rambah Kcematan Sangir.


Gejala yang ditemukan pada hewan tersebut, hewan ternak sedang deman, suhu tubuh mencapai 41 derjad, blister di mulut bahkan sampai melepuh, air liur yang berlebih dan menggantung pada mulut hewan ternak, kata irwan.


Selain itu, juga ditemukan luka pada bagian kuku, dalam kondisi akut pada hewan ternak, dapat menyebabkan kuku terkelupas, sehingga menyebabkan hewan dalam kondisi pincang.


Untuk mengatasi penyakit tersebut, dokter hewan telah memberikan pengobatan berupa pemberian vitamin untuk meningkatkan imun tubuh hewan. Pada lokasi kandang juga telah diberikan disinfektan, sebut Irwan.


Mengantisipasi penularan kepada hewan ternak lain, hewan ternak yang telah terindikasi menderita PMK telah diisolasi dan telah diingatkan kepada peternak. Sementara itu, penyebaran virus melalui udara atau menempel pada baju petugas, baju pelindung petugas juga telah dimusnahkan, tambahnya.


Salah satu dampak dari penyakit mulut dan kuku, adalah penurunan produktivitas dan kesuburan pada hewan. Sementara itu, tingkat kematian pada hewan dewasa yang menderita PMK sekitar 5 %, sementara pada anak hewan ternak mencapai 20 %.


Selama terjadinya penyakit mulut dan kuku, telah ditemukan 40 kasus hewan ternak menderita PMK di Solok Selatan.


Berdasarkan hasil laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi, sampel yang dikirim dan telah diperiksa sebanyak 2 sampel hewan dari 9 ekor hewan ternak di Daerah Sungai Lambai Nagari Lubuk Gadang Selatan. Hasilnya kedua sampel yang dikirim tersebut positif menderita PMK, dan 7 hewan lainnya juga mengalami gejala yang sama. (alwis)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update