Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Taat Pajak, Pemko Sawahlunto terima Dana Bagi Hasil dari Pemprov Sumbar

Sabtu, 04 Juni 2022 | 21:59 WIB Last Updated 2022-06-05T03:57:09Z

Wako Sawahlunto, Deri Asta menerima dana bagi hasil  Pemprov Sumbar, diserahkan Gubernur Mahyeldi.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Kepatuhan dan ketaatan pemerintah daerah kabupaten/kota di Sumbar, terutama sekali dalam membayar pajak kendaraan dinas, ternyata mendapatkan reward dari Pemprov Sumbar. 


Kota Sawahlunto, termasuk dari 7 kabupaten/kota yang berhasil mencapai target dalam pembayaran pajak kendaraan bermotot milik pemerintah yang berujung pada penyerahan dana bagi hasil. 


Penyerahan dana bagi hasil tersebut, diterima Walikota Deri Asta, yang di dampingi Kepala BPKAD Kota Sawahlunto, Afridarman, SE. MM., langsung dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dalam acara Penyerahan SK Penyaluran Dana Bagi Hasil Triwulan I tahun 2022 dan Launching Inovasi Samsat Wisata serta Samsat Terminal di Pelataran Jam Gadang Bukittinggi, Sabtu, 4 Juni 2022.


Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Barat, Maswar Dedi dalam laporannya menyampaikan, penyerahan dana bagi hasil hanya diserahkan kepada 7 daerah. Ini lantaran dinilai dari 19 kabupaten/Kota yang ada, 7 daerah ini yang telah sesuai dengan regulasi serta memenuhi kriteria untuk diserahkan yakni Kota Sawahlunto, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, Kota Solok, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Tanah Datar.


“Sesuai dengan Pergub No 11 Tahun 2018 Pasal 13 ayat 5 yang menyebutkan bahwa dana bagi hasil pajak provinsi dapat disalurkan kepada Kabupaten Kota apabila Pemerintah Kabupaten Kota telah menyelesaikan kewajibannya dalam membayar pajak milik Pemerintah Kabupaten Kota minimal 90 persen dalam tahun berkenaan. Maka dengan demikian diucapakan terimaksih kepada 7 Kabupaten Kota yang telah melaksanakan kewajibannya dengan kerja keras sehingga mampu mencapai target yang ditentukan,” jelas Maswar.


Sementara itu, Gubernur Mahyeldi menyampaikan pemerintah seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal membayarkan pajak kemdaraan bermotor milik pemerintah. Bagaimana bisa masyarakat patuh dalam membayar pajak jika pemerintahnya sendiri lalai dalam membayarkan pajaknya. 


Untuk itu, diberikan apresiasi kepada 7 kepala daerah kabupaten/kota yang telah menunaikan pajak untuk mobil pelat merah, sehingga menjadi yang terdepan dari 12 kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat.


“7 pemerintah kabupaten/kota telah bekerja dengan baik dalam membayarkan pajak milik pemerintah, maka sudah seharusnya pemerintah provinsi memberikan apresiasi maksimal kepada daerah tersebut, dengan menyerahkan dana bagi hasilnya. Dan diharapkan 12 kabupaten kota lainnya juga dapat mencontoh keseriusan dari 7 kabupaten/kota yang mendapat dana bagi hasil pada hari ini,” beber Mahyeldi.


Di sisi lain Walikota Sawahlunto, Deri Asta yang hadir langsung dalam acara ini menyampaikan, Kota Sawahlunto merupakan daerah  yang pertama  mencapai realisasi pembayaran pajak kendaraan bermotor dalam melaporkan pembayaran pajak kendaraan milik pemerintah kepada pemerintah provinsi.


Hal ini dilakukan dalam memberikan contoh kepada masyarakat bahwa pemerintah Kota Sawahlunto juga taat pajak.


“Dana bagi hasil yang kita dapatkan hari ini merupakan buah kerja keras semua pihak yang ada di pemerintahan Kota Sawahlunto termasuk samsat sawahlunto  sehingga kita dapat menjadi yang terdepan dalam membayarkan pajak. Semoga hal ini juga dapat memotifasi masyarakat dalam membayarkan pajak sebab bagaimanapun juga pajak merupakan suatu kewajiban kita kepada negara”, kata Deri Asta.(Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update