Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wabup Minta Pelaku UMKM Maksimalkan Smartphone Jangkau Pasar Lebih Luas

Selasa, 24 Mei 2022 | 19:42 WIB Last Updated 2022-05-24T12:42:36Z

Wabup bersama panitia pelatihan.
 

Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Wakil Bupati Richi Aprian SH. MH., meminta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah itu untuk memaksimalkan pemakaian telepon pintar (smartphone), guna meningkatkan keterampilan dan pasar yang lebih terbuka. 


"Saya meminta kepada peserta untuk memaksimalkan smartphone, jangan sampai aplikasi yang ada di dalamnya hanya dimanfaatkan untuk gibah, tapi saatnya untuk mencari pasar yang lebih terbuka," kata Wakil Bupati Richi Aprian saat membuka acara Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar, Selasa (24/5/2022).


Wabup mengatakan, UMKM memiliki peranan penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia dan terkhusus di Tanah Datar. Pada saat  pandemi COVID-19 melanda, banyak bidang-bidang usaha yang besar dan menengah yang terhenti bahkan gulung tikar. Namun, itu berbeda dengan UMKM.


Dikatakan, UMKM mampu bertahan bahkan omzet penjualan industri di bidang UMKM meningkat, tidak hanya di bidang makanan dan minuman, tapi produk ekonomi kreatif lain juga tumbuh berkembang. 


"Sehingga kami memandang UMKM mampu memberikan dampak yang langsung di setiap lapisan masyarakat. Makanya, kami berharap bapak ibu bisa memanfaatkan momen ini dengan sungguh-sungguh," pintanya.


Ia menjelaskan sektor UMKM salah satu potensi yang dimiliki Tanah Datar selain sektor pariwisata dan pertanian. Hal itu bahkan tercantum dalam misi kedua RPJMD Tanah Datar, yaitu meningkatkan ekonomi masarakat dan perluasan lapangan kerja berbasis pertanian, industri dan UMKM.


Untuk mewujudkan itu semua, Pemkab Tanah Datar telah melakukan fasilitasi untuk mendorong pemberdayaan melalui berbagai fasilitas, seperti masalah pengemasan, pelatihan tentang merek, produk halal, sertifikasi dan lain-lain.


Bahkan, juga bantuan modal dan peralatan melalui alokasi APBD dengan program "Makan Randang" di Tanah Datar, bekerja sama dengan Bank Nagari untuk menyalurkan dengan maksimal pinjaman sebesar Rp10 juta dengan bunga tiga persen pertahun. 


"Insya Allah, kami sudah upayakan bagaimana bunga pinjamannya nanti bisa di bawah tiga persen pertahun. Jadi, sudah ilmunya diperoleh, pendidikan diperoleh, dan modalnya juga dibantu," kata Wabup.


Sementara perwakilan Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP) Kominfo Medan, Amal Hasim Siagian mengatakan, pandemi covid-19 adalah proses terjadinya akselerasi penggunaan digital dalam pemenuhan konsumsi, produksi, maupun transaksi investasi. 


Berbagi kebijakan juga terus diperkuat untuk pengembangan usaha UMKM melalui pemanfaatan digitalisaai untuk meningkatkan daya tahan lebih tinggi. 


"Untuk peningkatan kapasitas tersebut pelu diberikan pelatian salah satunya melalui program DEA ini," katanya. (Farid)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update