Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Soal Penerbangan Internasional, Gubernur Agendakan Pertemuan Bersama Kementerian Terkait

Rabu, 04 Mei 2022 | 19:09 WIB Last Updated 2022-05-07T00:06:06Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Padang, Rakyatterkini.com - Dalam rangka percepatan realisasi dibukanya kembali penerbangan dari dan keluar negeri di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dalam waktu dekat berencana akan menemui tiga menteri terkait.


Ketiga menteri itu yakni Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves), Menteri Perhubungan (Menhub) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). 


Rencana pertemuan tersebut merupakan tindaklanjut surat permohonan pembukaan izin penerbangan luar negeri, yang dikirimkan gubernur, sekaligus menunjukkan keseriusan dan keinginan yang kuat dari pemerintah provinsi bersama-sama dengan pihak maskapai seperti Air Asia yang sudah menyatakan komitmennya membuka rute penerbangan Kuala Lumpur - Padang, dan sebaliknya.


Rencana ini diungkapkan Gubernur Mahyeldi pada saat rapat secara virtual melalui zoom meeting dengan sejumlah pejabat terkait, Rabu (4/5/2022).

 

Hadir dalam rapat tersebut, diantaranya Kepala Dinas Pariwisata Sumbar sekaligus sebagai host, Asisten II dan Asisten III Setdaprov Sumbar, Kadishub Sumbar, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang Agus Subagyo, dan EGM Angkasa Pura II BIM, Siswanto.


"Begitu tinggi animo wisatawan dari jiran Malaysia, termasuk juga dari Thailand. Pada Bulan ini ada rombongan wisatawan Malaysia yang terpaksa melalui kapal menyeberang ke Dumai. Agustus dan September nanti juga direncanakan, masing-masing ada 1.000 pelajar dan wisatawan yang ingin ke Sumbar," ungkap gubernur.


"Karena itu saya setuju harus segera kita tindaklanjuti apa yang disarankan Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang Agus Subagyo untuk segera menghadap ke kementerian terkait,  menunjukkan keinginan kita yang kuat. Supaya secepatnya harapan kita ini bisa terjawab," tambahnya lagi.


Dijelaskan, Agustus dan September akan banyak wisatawan mancanegara yang ingin datang ke Sumbar. Ini langkah awal yang baik mendorong pariwisata. Tak hanya itu, sekaligus menentukan langkah strategis dan evaluasi menyambut Visit Beautiful West Sumatera 2023. Liburan Idul Fitri ini sebagai ajang evaluasi yang pertama, dan akhir tahun adalah evalusasi yang kedua.


Agus Subagyo mengatakan, BIM dan maskapai sudah sangat siap, tinggal hanya menunggu izin pintu masuknya saja. Bahkan, pihak manajemen Air Asia, menurut Agus, bersedia mendampingi gubernur menghadap menteri.


"Pada prinsipnya kementrian perhubungan setuju tentang rencana pembukaan kembali rute penerbangan Padang - Kuala Lumpur PP, mengingat potensi pasarnya besar. Namun soal regulasi pintu masuk bandara, diperlukan izin. Saat ini di Sumatera hanya ada di Medan dan Batam untuk jalur laut. Karena itu Sumbar sangat potensial," jelas Agus.


Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda menyebut, ada 6 alasan kenapa pemerintah pusat mempercepat perizinan pembukaan rute penerbangan internasional di Sumbar.


Pertama, kasus Covid-19 yang semakin melandai, capaian vaksinasi Sumbar yang tinggi, kemudian sudah adanya permintaan khusus tentang hal tersebut.


"Lalu, adanya pencanangan Visit Beautiful West Sumatera 2023, tingginya permintaan dari tour operator untuk pernerbangan dari Kuala Lumpur - Padang dan sebaliknya, serta adanya keiginan kembali dari maskapai Air Asia beroperasi di Padang," tutur Budianda. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update