Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemkab Tanah Datar Gelar Upacara Kebangkitan Nasional

Jumat, 20 Mei 2022 | 20:14 WIB Last Updated 2022-05-21T07:19:53Z

Bupati Tanah Datar menjadi Irup Upacara Kebangkitan Nasional.
 

Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) merupakan sebagai bentuk penghormatan kepada pergerakan pemuda tanah air yang ditandai dengan berdirinya Organisasi Boedi Oetomo. 


Setelah situasi yang semakin membaik, maka Pemkab Tanah Datar menggelar upacara peringatan Harkitnas yang ke-114 di Halaman Kantor Bupati di Pagaruyung, Jumat (20/5/2022).


Bupati Tanah Datar, Eka Putra bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G Plate, mengatakan tema yang diusung pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114 tahun 2022 adalah "Ayo Bangkit Bersama". 


"Sebuah tema yang memiliki semangat bergotong-royong melaksanakan pembangunan, untuk mempercepat pulihnya bangsa Indonesia dari pandemi Covid- 19," kata Eka. 


Selanjutnya, kata bupati, tujuan dari penyelenggaraan peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-114 adalah untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan semangat gotong-rotong sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, untuk mempercepat pulihnya bangsa dari pandemi Covid- 19 dalam “Ayo Bangkit Bersama”.


Di kesempatan itu, Bupati Eka Putra juga membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dalam rangka peringatan Hardiknas 2022 yang mana sebelumnya bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan cuti bersama dengan menyusung “Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar”.


Dalam sambutan itu Eka Putra  mengemukakan, bahwa Kurikulum Merdeka Belajar adalah jawaban dari tantangan dunia pendidikan selama masa pandemic Covid-19 berlangsung.


“Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.” ucapnya. (Farid)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update