Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Lantik Pengurus KDEKS, Pertama di Indonesia

Rabu, 25 Mei 2022 | 17:18 WIB Last Updated 2022-05-25T10:18:07Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi lantik pengurus KDEKS.

Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi, melantik anggota Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) yang pertama kalinya di Indonesia, Rabu (25/5/2022).


Anggota KDEKS yang terdiri dari kepala lembaga/instansi dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah, dan Manajemen Eksekutif KDEKS Sumbar, yang terdiri dari Ketua, Mahyeldi Ansharullah, Wakil Ketua, Audy Joinaldy, Direktur Eksekutif, Ahmad Wira, Wakil Direktur Eksekutif.


Muhammad Sobri, Direktur Industri Produk Halal, Jimmi Novrianto, Direktur Jasa Keuangan Syariah, Gusti Candra,  Direktur Keuangan Sosial Syariah, Arwin Al-Ibrahimi, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah, Endrizal, dan Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, M Fany Alfarisi. 


Selaku Ketua KDEKS, Gubernur mengatakan visi misi yang di canangkan oleh KDEKS sangat sejalan dengan Visi Misi Sumatera Barat yang menganut prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). 


Selanjutnya ia harap KDEKS dapat menggerakkan lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dan menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang unggul dan berkelanjutan.


"Secara khusus, saya meminta kepada KDEKS agar menjadi motor penggerak dalam pembangunan usaha untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat. Apalagi Sumbar direncanakan akan menjadi Pusat Industri Halal tahun 2024," ungkapnya.


Gubernur juga menyinggung terkait dukungan kepada  Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Pemprov Sumbar untuk memenuhi Sertifikasi Halal. Dukungan ini diberikan seiring dengan ditetapkannya  Sumbar sebagai Pusat Industri Halal Nasional di tahun 2024 mendatang. 

 

"Peran Pemprov bersama daerah-daerah yang lain sebagai fasilitator dengan memberikan insentif bagi UMKM dan industri kecil menengah untuk memfasilitasi sertifikasi halal, dalam hal ini Pemprov bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)," katanya. 


Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, mengatakan perlu adanya kolaborasi dan koordinasi lembaga KDEKS dalam mendukung terwujudnya cita-cita Sumatera Barat sebagai Pusat Industri Halal Nasional. 


Di samping itu, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Manajemen Eksekutif KNEKS, Sutan Emir Hidayat, mengapresiasi  Kekompakkan dan kerjasama yang solid dari stakeholder terkait, sehingga pembentukan KDEKS Sumbar terhitung cukup cepat dan sangat progresif. 


"Kami perwakilan KNEKS menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada stakeholder yang secara intensif  membantu proses penguatan kelembagaan  ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar," tuturnya. 


Direktur KDEKS Provinsi Sumbar, Ahmad Wira, yang baru saja dilantik menyampaikan beberapa program unggulan sementara KDEKS, salah satunya adalah Negeri Sejahtera Elok Syariah, membangun Koperasi Syariah.


Mendorong konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah, mendorong Percepatan Zona KHAS (Halal, Aman, dan Sehat), menciptakan Seratus Ribu Millenial Enterprenur secara syariah, dan membangun dana wakaf yang dikelola oleh nazir daerah. 


Ia mengatakan program-program tersebut akan dirapatkan dalam Rapat Pleno KNEKS yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 Mei 2022 mendatang, yang diselenggarakan di Aula Mezzanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update