Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

BPBD Sosialisasi Si-Sigab di Nagari se-Kecamatan Nan Sabaris

Senin, 16 Mei 2022 | 13:39 WIB Last Updated 2022-05-17T01:19:07Z

Peserta sosialisasi isi daftar hadir.
 

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, gelar Sosialisasi Perdana Srikandi Siaga dan Tanggab Bencana (Si-Sigab) untuk Nagari se-Kecamatan Nan Sabaris, Minggu (15/5/2022) di Kantor Camat Nan Sabaris.


Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Wirman menyebutkan, kegiatan ini sejalan dengan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022 dengan Tema “Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana” dengan pesan utama siap untuk selamat.  


"Sangatlah tepat kegiatan sosialisasi ini kita laksanakan dengan sasaran utama para ibu-ibu, sebagai ujung tombak ketangguhan keluarga dalam mengahadapi bencana," sebut Wirman.


Menurutnya, salah satu kelompok yang memiliki resiko tinggi terdampak akibat peristiwa bencana adalah kaum ibu dan anak-anak. Dimana keseharian mereka banyak berada di lingkungan pemukiman. Sementara berbagai ancaman bencana bisa sewaktu-waktu terjadi. Ia berharap, kelompok ini seharusnya dapat lebih terlindungi, minimal mereka memahami dan mampu melaksanakan prinsip-prinsip penyelamatan diri ketika bencana terjadi.


“Nah, lewat sosialisasi ini para srikandi kecamatan dan nagari ini mampu memahami bagaimana melakukan evakuasi secara mandiri di keluarganya. Juga mampu menularkannya kepada ibu-ibu yang lain, yang berada di sekitarnya ” harap Wirman.


Pada Kesempatan yang sama, Yusrita, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) pemerintah daerah setempat,  menyampaikan  keluarga yang tangguh bencana itu dimulai dari ibu-ibu yang tangguh. Katanya, ibu-ibu yang tangguh bencana akan melahirkan generasi yang siap dan sadar akan bencana juga.


“Keluarga siaga dimulai dari ibu yang tangguh. Ibu-ibu yang tangguh  akan melahirkan generasi-generasi yang sadar dan peduli akan kesiapsiagaan bencana", sebutnya.


Yusrita berharap agar melalui sosialisasi ini eksistensi Si-Sigab kecamatan dan nagari dengan segala potensi, jejaring organisasi, program dan aksi nyata harus mampu menjangkau hingga lapisan terbawah, khususnya kaum ibu-ibu dan anak-anak. (suger)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update